Tremor : Penyebab, Jenis, Cara Mengatasi dan Mencegah Penyakit Tremor

Posted on

Penyebab, Jenis, Cara Mengatasi dan Mencegah Penyakit Tremor – Tremor adalah gemetar atau bergerak tanpa sadar mulai dari ringan sampai berat dan umumnya terjadi pada tangan, kaki, wajah, kepala, perut dan pita suara. Tremor tidak mengancam nyawa, tapi sangat mengganggu jika kemunculannya mempengaruhi aktivitas sehari-hari, seperti seseorang akan sulit menggenggam, menulis dan juga menggambar.

Tremor disebabkan karena adanya gangguan pada bagian otak yang berfungsi mengatur pergerakan otot. Tremor bisa terjadi dengan sendirinya tanpa diketahui penyebabnya, tapi pada kasus tertentu tremor muncul sebagai gejala suatu penyakit.

Baca Juga : Lumpuh Otak

Penyebab Tremor

Pada umumnya, tremor terjadi karena adanya gangguan pada bagian otak yang berfungsi mengatur pergerakan otot. Sebagian besar tremor tidak diketahui penyebabnya. Ada juga beberapa jenis tremor yang diturunkan dalam keluarga, atau merupakan gejala dari penyakit dan kondisi tertentu, seperti:

Selain itu, tremor juga bisa terjadi karena efek samping dari penggunaan obat-obatan yang mengandung merkuri, beberapa obat asma, amfetamin, kortikosteroid, lithium, dan beberapa antidepresan.

Jenis-Jenis Tremor

Secara umum, ada 2 jenis tremor diantaranya yaitu:

Resting Tremor

Resting tremor yaitu tremor yang terjadi saat bagian tubuh yang tremor sedang dalam keadaan istirahat, misalnya saat sedang duduk dengan tangan terlipat atau sedang berdiri dengan lengan tergantung. Umumnya, jenis tremor ini hanya terjadi di tangan dan di jari.

Action Tremor

Action tremor yaitu tremor yang terjadi pada bagian tubuh saat sedang melakukan gerakan, misalnya saat sedang menulis, merentangkan lengan, mengangkat benda berat, atau saat jari tangan menunjuk sebuah objek.

Selain berdasarkan jenisnya, tremor juga dikelompokkan ke dalam beberapa kategori berdasarkan wujud dan penyebabnya. Pembagiannya terdiri dari:

Baca Juga: Abses Otak

Tremor Esensial

Tremor esensial yaitu tremor yang paling sering ditemukan dan merupakan jenis action tremor. Tremor jenis ini awalnya menyerang salah satu sisi tubuh, tapi bisa menyerang kedua sisi tubuh dalam perjalanannya. Tremor jenis ini bisa ringan dan stabil, tapi bisa memburuk dan menyebabkan seseorang mengalami gangguan keseimbangan. Penyebab tremor esensial bisa karena faktor keturunan.

Tremor Psikogenik

Tremor psikogenik yaitu tremor yang datang dan berhenti secara tiba-tiba terutama saat pikirannya dialihkan, berpindah-pindah dari satu area ke area yang lain, dan frekuensinya meningkat berkaitan dengan stres. Beberapa orang dengan tremor psikogenik juga memiliki gangguan mental.

Tremor Serebelum

Tremor serebelum yaitu tremor yang terjadi karena otak kecil (serebelum) mengalami kerusakan. Kerusakan ini bisa disebabkan karena penyakit stroke, tumor, atau karena multiple sclerosis. Tremor serebelum juga bisa disertai dengan gangguan bicara, nistagmus (gerakan bola mata secara involunter), dan gangguan keseimbangan.

Tremor Parkinson

Tremor parkinson yaitu tremor yang muncul sebagai bagian dari gejala penyakit Parkinson dan merupakan resting tremor. Umumnya, kondisi ini dialami orang-orang berusia di atas 60 tahun. Tremor ini muncul di satu bagian tubuh dan meluas seiring waktu. Gerakan klasik tremor ini terlihat pada jari yang terlihat seperti menghitung uang.

Tremor Distoni

Tremor distoni yaitu tremor yang terjadi pada orang-orang yang mengalami dystonia. Biasanya kondisi ini akan berkurang setelah seseorang istirahat.

Tremor Ortostatik

Tremor ortostatik yaitu tremor yang muncul pada tungkai segera setelah seseorang berdiri dan berkurang ketika seseorang mulai mengangkat kaki, berjalan, atau duduk.

Tremor Fisiologis

Tremor fisiologis yaitu tremor yang terjadi pada individu yang sehat dan tidak terlihat oleh mata. Tremor fisiologis bisa meningkat dan terlihat pada keadaan seperti emosi yang berlebihan (seperti pada takut dan cemas), kelelahan fisik, demam, minum kafein, hipoglikemia, dan hipertiroidisme.

Baca Juga : Kanker Otak

Cara Mendiagnosis Tremor

Untuk mendiagnosis tremor, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:

Pemeriksaan fisik dan saraf. Tujuan pemeriksaan ini yaitu untuk menentukan jenis, area, dan karakteristik dari tremor. Dokter bisa meminta pasien untuk menulis, memegang sebuah benda, meminta pasien untuk menyentuh hidung dengan jari, menggambar spiral dan lain-lain.

Tes darah dan urine. Tujuannya yaitu untuk mendeteksi fungsi hormon tiroid serta kadar zat tertentu yang dapat menjadi penyebab tremor.

Pemindaian. Pemindaian in dilakukan dengan CT scan atau MRI dengan tujuan untuk mendeteksi adanya kelainan pada otak.

EMG (elektromiogram). Tujuannya untuk mengukur aktivitas otot dan melihat respons otot terhadap perangsangan saraf.

Baca Juga : Meningitis

Pengobatan Tremor

Tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi tremor. Selama ini pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mengurangi tremor dengan cara mengobati kondisi yang menjadi penyebab tremor, sesuai hasil diagnosis dokter.

Beberapa jenis pengobatan untuk mengatasi tremor, di antaranya yaitu

Obat-obatan tertentu, seperti beta blockers (obat yang berfungsi melebarkan pembuluh darah), obat penenang, atau obat antikejang.
Penyuntikan botox. Tujuannya mengurangi intensitas tremor yang sering terjadi, khususnya di bagian wajah dan kepala.
Fisioterapi. Terapi tremor ini bertujuan untuk memperkuat otot dan mengurangi tremor.
Operasi otak. Prosedur ini hanya dilakukan pada tremor yang parah dan tidak dapat dikendalikan dengan obat.

Pencegahan Tremor

Untuk dapat mencgah tremor maka bisa menerapkan kebiasaan seperti berikut ini:

Baca Juga: Gegar Otak

  • Melakukan olahraga ringan, seperti mengangkat barbel untuk memperkuat otot-otot di pergelangan tangan.
  • Menghindari diri dari pikiran yang membebani agar tidak stres, karena adanya hubungan tremor dengan emosi.
  • Mengurangi konsumsi minuman yang mengandung kafein dan memperbanyak konsumsi air mineral.
  • Tidur dan beristirahat yang cukup, karena kelelahan bisa memicu timbulnya tremor.

Demikian pembahasan tentang penyakit tremor atau bergetar tanpa sadar, semoga bermanfaat.