Tahap Perkembangan Janin Dalam Kandungan dari Minggu ke 1 sampai Minggu ke 40 Paling Lengkap

Posted on

Kehamilan adalah momen paling bahagia yang dinantikan oleh setiap pasangan suami istri. Namun, tidak banyak calon ibu yang memiliki cukup pengetahuan tentang perkembangan janin dari minggu ke minggu. Janin dalam kandungan akan berkembang dari minggu ke minggu. Mulai dari segumpal darah hingga berkembang sampai membentuk janin atau bayi dengan organ yang sempurna.

Ibu hamil memiliki peran yang penting untuk perkembangan janin dalam kandungan. Untuk mengetahui perkembangan janin dalam kandungan, ibu hamil harus memeriksakan kandungan, selain itu ibu hamil juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk mendukung perkembangan janin dalam kandungan. Berikut ini adalah perkembangan janin dalam kandungan dari minggu ke minggu.

Perkembangan Janin Minggu ke 1

Usia kehamilan dihitung mulai dari hari pertama menstruasi terakhir atau sebelum menstruasi dikatakan telat. Pada minggu pertama dan kedua anda mengalami telat menstruasi belum dapat dikatakan mengalami kehamilan. Lalu pada minggu selanjutnya, akan terjadi proses pembuahan yaitu bertemunya sel telur dengan sperma lalu akan membentuk jaringan yang terdiri dari 100 sel yang akan menjadi bakal janin dalam rahim. Setelah membelah dan memperbanyak sel, calon janin atau embrio akan menempel pada rahim untuk tumbuh dan berkembang.

Perkembangan Janin Minggu ke 2

Pada minggu ke 2, embrio memiliki sel kurang lebih sebanyak 150 sel yang akan membentuk tiga lapisan, yaitu endoderm, mesoderm, dan ektoderm. Lapisan tersebut akan menjadi organ dan bagian tubuh bayi seperti otot, tulang, jantung, sistem pencernaan, sistem reproduksi dan sistem saraf.

Perkembangan Janin Minggu ke 3

Pad minggu ke 3 embrio telah berhasil menempel sempurna pada rahim. Pada minggu ini embrio masih melakukan pembelahan serta perbanyakan sel. Pada lapisan terluar dari embrio akan membentuk plasenta atau ari-ari. Pada tahapan ini juga sudah mulai terbentuk beberapa organ tubuh seperti otak, tulang belakang, kelenjar tiroid, organ jantung, dan pembuluh-pembuluh darah. Ukuran embrio pada minggu ke tiga masih berukuran sangat kecil yaitu sekitar 1,5mm.

Perkembangan Janin Minggu ke 4

Pada minggu ke empat, organ jantung sudah mulai terbentuk dan mulai berfungsi. Selain itu, pembuluh-pembuluh darah juga sudah mulai memiliki aliran darah sendiri. Minggu ke empat juga sudah mulai terbentuk tangan dan kaki. Ukuran embrio minggu ke empat berukuran 5 mm.

Perkembangan Janin Minggu ke 5

Pada minggu ke lima, sudah mulai tumbuh tangan namun belum berbentuk rapi, masih bentuk rata tanpa jari-jari. Selain itu, struktur otak dan sistem saraf juga sudah mulai terbentuk, sementara organ lain seperti mata, telinga dan mulut mulai dibentuk. Pada minggu ke lima embrio berukuran 7 mm.

Perkembangan Janin Minggu ke 6

Memasuki usia enam minggu, ukuran embrio sudah sebesar kacang polong yaitu sekitar 12mm. Pada usia enam minggu sudah mulai tumbuh kaki namun jari-jari kaki belm tumbuh. Selain itu, pada usia enam minggu sistem pencernaan baru mulai tumbuh. Sementara bibir atas dan langit-langit mulut sudah mulai terbentuk di usia ini. Usia 6 minggu kepala dari embrio sudah mulai terbentuk namun ukurannya masih sangat kecil dan akan mulai terlihat perkembangan telinga dan mata.

Perkembangan Janin Minggu ke 7

Pada usia tujuh minggu, ukuran embrio sekitar 19mm. Pada usia ini, paru-paru sudah mulai dibentuk, jari-jari mulai terlihat dan otot serta sistem saraf sudah berfungsi dengan baik. Karena itulah, pada usia 7 minggu embrio sudah bisa menunjukkan refleksnya kepada sang ibu.

Perkembangan Janin Minggu ke 8

Pada minggu ke 8, embrio sudah bisa disebut sebagai janin karena pada usia ini embrio telah memiliki bentuk serta wajah seperti manusia. Pada minggu ke 8, kelopak mata dan hidung sudah mulai terbentuk. Selain itu, plasenta juga berkembang dan janin dikelilingi air ketuban yang terbentuk dari pembuluh-pembuluh darah ibu. Air ketuban berfungsi untuk menjaga suhu janin tetap normal, membantu janin berkembang dan membantu perkembangan jantung janin. Pada usia ini, janin mencapai ukuran 3 cm atau sebesar buah plum.

Perkembangan Janin Minggu ke 9

Pada usia minggu ke 9 masa kehamilan, bentuk wajah janin mulai jelas terbentuk. Bentuk mata lebih besar dan berwarna sesuai dengan pigmen yang dimiliki oleh masing-masing janin. Dalam usia ini janin juga sudah mampu membuka mulut serta pita suata dan kelenjar air liur mulai terbentuk. Pada usia minggu ke 9, janin berukuran 5,5mm atau sebesar ukuran jeruk limau.

Perkembangan Janin Minggu ke 10

Pada usia ke 10 minggu, janin berukuran 7,5mm. Janin mulai memiliki kepala yang lebih besar dibanding organ tubuh lainnya. Pada usia ini, jantung telah bekerja dengan sempurna. Pada janin, jantung akan bertak 18okali permenit, atau dua sampau tiga kali lebih cepat dibanding detak jantung orang dewasa. Pada minggu ini, sel tulang pertam akali terbentuk untuk menggantikan tulang rawan yang sbelumnya telah terbentuk.

Perkembangan Janin Minggu ke 11

Pada usia 11 minggu, tulang wajah mulai terbentuk, kelopak mata masih tertutu[ dan belum terbuka hingga beberapa minggu kedepan. Pada usia ini juga kuku sudah mulai terbentuk. Pada minggu ke 11, janin sudah mulai dapat menelan dan mengeluarkan urin yang dikeluarkan di dalam air ketuban.

Perkembangan Janin Minggu ke 12

Pada minggu ke 12 kehamilan anda, janin telah memiliki semua organ yang ada pada orang dewasa. Organ, otot, kelenjar, dan tulang telah terbentuk sempurna dan mulai berfungsi. Pada minggu ke 12, mulai terjadi perkembangan dan pematangan dari berbagai organ yang sebelumnya telah terbentuk. Pada usia minggu ke 12 ini, tulang belakang yang tadinya terbentu dari tulang rawan akan berubah menjadi tulang keras.

Perkembangan Janin Minggu ke 13-17

Pada usia janin ke 13 hingga minggu ke 17 akan memiliki ukuran sebesar 57-113 gram serta panjang sekitar 10-13 cm. Pada usia ini, janin sudah bisa mengalami mimpi dan dapat bangun dan kemudian tidur. Selain itu, pada usia ini mulut janin juga sudah bisa digerakkan seperti dibuka dan ditutup. Pada minggu ke 16, jenis kelamin janin sudah mulai terlihat dengan melakukan USG. Pada usia ini juga akan muncul rambut-rambut halus pada kepala yang disebut dengan lanugo.

Perkembangan Janin Minggu ke 18-22

Pada usia ini, janin memiliki ukuran sekitar 25-18 cm dengan berat sekitar 227 hingga 454 gram. Pada tahapan ini, tulang rawan janin digantikan dengan tulang-tulang keras. Pada usia ini janin mulai bisa mendengar dan memberikan respon gerakan, seperti ibu merasakan tendangan, pukulan dan berbagai gerakan dari janin. Selain itu, kelenjar minyak pada kulit mulai bekerja.

Perkembangan Janin Minggu ke 23-26

Pada usia ini, pankreas pada janin mulai berkerja secara efektif dan paru-paru semakin matang. Bayi yang lahir ketika memasuki usia minggu ke 23-26 memiliki kemungkinan lebih besar untuk bertahan hidup dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya. Pada usia ini, bulu mata dan alis sudah mulai terlihat.

Perkembangan Janin Minggu ke 27-31

Pada usia kehamilan antara 27-31, semua organ dan sistem tubuh janin sudah semakin matang dan akan terus berkembang hingga waktu kelahiran terjadi. Karena itulah, 91% kemungkinan, bayi yang lahir di usia minggu-minggu tersebut dapat bertahan hidup meskipun terdapat beberapa resiko seperti mengalami komplikasi cacat lahir atau berat badan lahir rendah.

Perkembangan Janin Minggu ke 32-36

Pada usia ini, gerakan dan tendangan yang dilakukan janin akan semakin kuat dan semakin terasa. Selan itu, kulit janin berwarna pink dan sangat halus. Pada usia ini, janin memiliki berat sebesar 1,814 hingga 2,268 gram dan panjang sekitar 41-43 cm.

Perkembangan Janin Minggu ke 37-40

Usia ini adalah minggu-minggu terakhir kehamilan. Pada usia ini, janin memiliki berat badan mencapai 2,722 hingga 3,639 gram dengan panjang sekitar 46cm. Pada bayi laki-laki, tertikel sudah terbentuk sempurna dan dilapisi dnegan skrotum. Ketika usia 40 minggu, janin siap dilahirkan dan semua organ sudah terbentuk sempurna dan berfungsi dengan baik.

Itulah penjelasan tentang Tahap Perkembangan Janin Dalam Kandungan dari Minggu ke 1 sampai Minggu ke 40 . Semoga informasi yang diberikan oleh BukuMedis bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah kesehatan. Terimakasih semoga bermanfaat.