Polip Hidung : Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Polip Hidung

Posted on

Polip Pada Hidung – Polip hidung merupakan jaringan yang tumbuh di bagian dalam saluran hidung. Bentuk polip hidung menyerupai anggur dengan posisi tergantung di bagian dalam hidung.

Baca Juga : Cara Mengatasi Hidung Tersumbat

Polip hidung adalah tumor pada rongga hidung yang ditandai dengan hipertrofi atau radang pada membran mukosa. Umumnya, Polip tumbuh pada bagian tengah rongga hidung dan dapat berjumlah lebih dari satu. Polip bisa menyebabkan pernapasan tersumbat dan sinusitis.

Polip hidung bisa menyerang siapa saja, tapi lebih sering terjadi pada orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun dan jarang terjadi pada anak-anak. Selain itu, polip hidung 2 kali lipat lebih sering menyerang pria daripada wanita.

Penyebab Polip Hidung

Hingga saat ini, penyebab pasti tumbuhnya polip belum diketahui tapi diduga dipicu oleh reaksi alergi. Polip hidung merupakan jaringan yang lembut, tidak menyebabkan rasa sakit, dan tidak ganas. Polip hidung bisa terbentuk saat selaput lendir (membran mukosa) dari saluran pernapasan dan sinus mengalami peradangan.

Baca Juga : Penyakit Sinusitis

Gejala atau Ciri Polip Hidung

Pada tahap awal, polip hidung mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali. Untuk itu, keberadaan polip yang masih berukuran kecil sering tidak disadari. Gejala bisa muncul tergantung pada ukuran polip. Jika ukuran polip semakin besar, maka pasien mungkin akan mengalami gejala atau ciri ciri polip hidung seperti:

  • Hidung tersumbat
    Gela polip hidung yang paling umum adalah hidung tersumbat. Polip yang tumbuh akan menghalangi saluran udara sehingga menimbulkan gangguan pernapasan. Gejala hidung tersumbat yang muncul karena polip hidung bisa berlangsung lama hingga lebih dari 12 minggu.
  • Hidung berair dan produksi lendir berlebihan
    Pada kondisi normal, hidung bisa memproduksi sekitar satu liter lendir setiap hari. Fungsi lendir (mukus) ini yaitu untuk melembapkan saluran pernapasan serta berperan untuk menahan benda asing, bakteri ataupun virus sebelum menyebabkan infeksi. Normalnya keberadaan mukus ini tidak dirasakan karena akan bercampur dengan air liur dan tertelan. Adanya polip di dalam hidung membuat produksi mukus meningkat dan menjadi lebih kental. Hal tersebut membuat hidung berair dan jika lendir tertelan bersama air liur, mukus yang kental akan terasa menetes di tenggorokan (postnasal drip).
  • Bersin-bersin
    Peradangan pada lapisan hidung menyebabkan bersin-bersin.

Baca Juga : Penyakit Anosmia

  • Kemampuan indera penciuman menurun
    Kemampuan indera pencium penderita polip hidung ini disebabkan karena polip menyumbat rongga hidung sehingga saraf sensorik di dalam hidung kesulitan menerima rangsangan dari udara yang terhirup. Sekitar 75%orang dengan polip hidung merasakan gangguan penciuman.
  • Ketajaman indera perasa berkurang
    Indera perasa berkaitan dengan indera penciuman, apabila ketajaman penciuman berkurang, maka indera perasanya juga berkurang.
  • Mendengkur
    Karena polip hidung yang tumbuh akan mengganggu aliran udara dalam saluran napas. Hal ini menyebabkan langit-langit lunak di mulut (soft palate) dan anak tekak (uvula) bergetar dan menimbulkan dengkur. Semakin sempit saluran napas, semakin nyaring juga dengkuran yang dihasilkan. Kondisi ini lama kelamaan bisa menyebabkan gangguan tidur yang disebut apnea tidur (sleep apnea).
  • Sakit kepala atau wajah
  • Tekanan atau nyeri yang akan dirasakan jika polip menyebabkan sumbatan pada rongga sinus, sehingga terjadi infeksi atau peradangan pada sinus.

Baca Juga : Penyakit Adenoiditis

Diagnosis Polip Hidung

Untuk dapat mendiagnosis polip hidung, dokter akan menanyakan gejala dan penyakit yang pernah diderita pasien. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan tambahan, seperti tes alergi, endoskopi hidung, atau pencitraan.

Pengobatan Polip Hidung

Cara menagani polip hidung yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi polip pasien. Pengobatan polip hidung dapat berupa pemberian obat semprot hidung, tablet, atau suntikan, maupun operasi.

Demikian pembahasan tentang penyakit polip hidung, mulai dari penyebab, gejala, diagnosa dan cara mengobati polip hidung secara lengkap, Semoga bermanfaat