Perut Kembung : Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, Cara Mengatasi dan Mencegah Perut Kembung

Posted on

Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, Cara Mengatasi dan Mencegah Perut Kembung – Perut kembung atau distensi perut adalah kondisi dimana area perut kembung atau bengkak, perut terasa penuh. Perut kembung adalah kondisi di mana seseorang merasakan sensasi penuh pada perut, dan membuatnya merasa tidak nyaman. Seseorang yang mengalami perut kembung juga akan merasa lebih sering bersendawa atau kentut, dan perut terlihat membesar.

Perut kembung merupakan suatu kondisi tidak nyaman yang dialami seseorang dimana seseorang merasa perutnya menjadi kencang, buncit, terasa penuh, dan memiliki banyak gas. Kondisi ini dapat terjadi baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Baca Juga : Flu Perut

Tanda dan Gejala Perut Kembung

Gejala umum yang dirasakan oleh penderita perut kembung diantaranya yaitu:

  • Sesak, begah, akibat perut yang terasa penuh.
  • Nyeri perut.
  • Kram perut.
  • Sering bersendawa dan sering buang angin.
  • Ukuran perut tampak membesar
  • Muncul bunyi pada perut seperti gemuruh
  • Sakit di seluruh bagian perut, di tengah, atau di sisi tubuh.

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Nyeri dada.
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja.
  • Diare.
  • Sakit perut yang tidak segera hilang.
  • Perubahan warna atau frekuensi buang air besar.
  • Demam tinggi.
  • Nyeri pada perut.

Terdapat beberapa gejala lain yang dapat muncul secara bersamaan dengan perut kembung, yakni:

  • Diare.
  • Perut terasa sangat nyeri.
  • Frekuensi buang air besar berubah.
  • Tinja berdarah.
  • Berat badan menurun.
  • Nyeri dada.
  • Nafsu makan berkurang.

Jika pasien merasakan gejala-gejala tambahan di atas, segera temui dokter. Hal tersebut bisa jadi tanda bahwa pasien menderita kondisi serius, seperti:

Penyebab Perut Kembung

Perut kembung umumnya merupakan dampak dari banyaknya gas atau udara di dalam perut. Makan terlalu cepat, sering mengunyah permen karet, mengkonsumsi minuman bersoda merupakan beberapa penyebab banyaknya gas atau udara di dalam perut. Selain itu, perut kembung juga dapat disebabkan karena beberapa hal berikut diantaranya yaitu:

  • Makan terlalu banyak.
  • Sering mengkonsumsi makanan berlemak.
  • Sembelit.
  • Merokok.
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol.

Baca Juga : Kram Perut Pada Wanita

Makanan yang dapat menyebabkan perut kembung diantaranya kacang-kacangan, intoleransi laktosa, makanan dengan pemanis buatan, soda dan minuman berkarbonasi.

Perut kembung juga bisa jadi dampak dari suatu kondisi yang diderita, diantaranya seperti:

  • Tubuh tidak bisa memproses gula yang terkandung pada makanan yang dikonsumsi (intoleransi laktosa).
  • Penyakit tukak lambung.
  • Hernia.
  • Infeksi usus.
  • Iritasi pada usus (irritable bowel syndrome).
  • Miom.
  • Kista pada organ sistem reproduksi wanita (kista ovarium).

Faktor Risiko Perut Kembung

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatnya risiko perut kembung diantaranya yaitu:

  • Suka mengkonsumsi minuman bersoda atau beralkohol.
    Sering makan terlalu cepat.
  • Mengkonsumsi makanan yang tidak bersih sehingga mudah terpapar infeksi.
  • Memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu.
  • Sering mengkonsumsi fast food dan junk food.

Baca Juga : Perut Kembung Pada Bayi

Pengobatan Perut Kembung

Perut kembung merupakan kondisi yang umum terjadi. Akan tetapi, diperlukan pemeriksaan lanjutan karena perut kembung bisa jadi merupakan gejala dari penyakit berbahaya.

Pengobatan perut kembung akan disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya. Beberapa cara mengatasi perut kembung diantaranya yaitu:

  • Tidak makan secara berlebihan.
  • Kurangi kebiasaan mengunyah permen karet.
  • Kurangi mengkonsumsi makanan penghasil gas.

Baca Juga : Cara Mengatasi Perut Kembung

Pencegahan Perut Kembung

Cara mencegah perut kembung diantaranya yaitu:

  • Makan dan minum dengan perlahan dan tidak terburu-buru.
  • Menghindari minuman bersoda dan beralkohol.
  • Menghindari permen karet.
  • Tidak merokok.
  • Berolahraga dengan teratur.
  • Mengatasi sakit maag dengan minum obat seperti antasida.

Demikian pembahasan tentang pengertian perut kembung, gejala, penyebab, faktor risiko, cara mengobati dan mencegah perut kembung, semoga bermanfaat.