Perkembangan Bayi Usia 1 Bulan – Perkembangan Fisik, Sensorik, Kognitif dan Perkembangan Emosi Sosial Bayi LENGKAP

Posted on

Perkembangan Bayi Usia 1 Bulan – Penting bagi orang tua mengetahui tumbuh kembang bayi untuk mengukur apakah sang buah hati tumbuh dengan baik dan berkembang sesuai dengan tahapan yang sesuai dengan usianya. Bayi umur 1 bulan juga memiliki tahapan perkembangan yang bisa menjadi patokan bagi orang tua untuk melihat perkembangan anak.

Kehidupan tumbuh kembang bayi salam satu tahun sangatlah cepat. Hal tersebut yang tidak boleh dilewatkan oleh orang tua untuk menikmati dan mengagumi perkembangan bayi. Berikut ini adalah tahap perkembangan pada bayi usia 1 bulan yang penting diketahui.

Perkembangan Fisik Bayi Usia 1 Bulan

Bayi yang baru lahir memiliki kemampuan menakjubkan seperti memiliki insting untuk bernafas, mengepalkan tangan, menggenggam jari, bahkan dapat mencium bau tubuh sang ibu serta menbedakan bau tubuh orang lain.

Bayi yang baru lahir hanya dapat melakukan 4 hal, yaitu menangis, menyusu, tidur, dan ganti popok. Meskipun demikian, bayi usia 1 bulan juga memiliki sedikit kendali otot dan bergantung pada gerak refleks seperti menghisap, menguap, menangis, dan bersin. Namun, hal tersebut akan berubah seiring dengan bertambahnya usia bayi.

Pada usia 1 bulan, bayi juga menyadari bahwa ia memiliki tangan sehingga ia memiliki kendali pada tangannya, seperti menggenggam jari ibu serta menghisap jempolnya ketika lapar.

Perkembangan Sensorik

Penglihatan
Bayi yang baru lahir sudah dapat membuka matanya, namun masih memiliki jarak pandang terbatas sekitar 1 meter dan belum bisa melihat dengan jelas atau pandangan masih kabur. Cara terbaik untuk menjalin ikatan antara bayi dan ibu adalah ketika menyusui, bayi dapat melihat sang ibu dengan jelas saat menyusui.

Salah satu proses bonding yang paling penting adalah dengan memandang mata bayi. Dengan begitu bayi akan lebih mengenal orang tuanya dan ikatan antara bayi dan orangtua akan semakin kuat.

Pendengaran
Bayi yang baru lahir sudah dapat mendengar, karena sejak berusia 28 minggu dalam kandungan. Bayi sudah bisa mendengan suara didalam tubuh sang ibu juga suara di luar tubuh sang ibu.

Suara sang ibu seperti bicara dan bernyanyi adalah suara favorit bagi bayi. Sedangkan suara yang terdengar tinggi seperti marah atau ketika bersedih dapat membuat bayi menjadi bingung. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa bayi yang baru lahir memiliki reaksi kuat terhadap suara wanita bernada tinggi dibanidng suara berat pria.

Penciuman
Penciuman bayi yang baru lahir sangat sensitif, ia mampu membedakan bau tubuh sang ibu dengan bau tubuh orang lain. Selain itu, indera perasanya juga sudah berkembang dengan baik, yang membuat ASI memiliki rasa manis bagi bayi.

Indera Peraba
Setiap sentuhan yang dirasakan sang bayi dapat membawakan perasaan tenang dan bahagia. Seperti memberikan pijatan menjadi salah satu cara untuk bonding, bayi akan merasa nyaman dan tenang ketika dipijat. Selain itu, pijat juga bermanfaat untuk tumbuh kembang otot bayi.

Refleks
Bayi lahir sudah membawa beberapa refleks penting untuk bertahan hidup seperti mencari puting ketika didekatkan ke payudara Ibu, menghisap, dan menelan serta tersedak ketika bayi terlalu banyak meminum ASI.

Perkembangan Kognitif

Perkembangan kognitif pada bayi usia 1 bulan dapat dilihat dari cara dia mendengar dan melihat. Seperti ketika ia memberikan respon terhadap suara keras atau mata sang bayi mengikuti gerakan anda.

Perkembangan Sosial dan Emosi

Bayi berusia 1 bulan mudah terpengaruh dengan orang terdekat yang merawatnya. Seperti bayi akan rewel ketika orangtua marah, atau akan merasa senang ketika orangtua sedang bahagia. Bayi juga akan merasa tenang ketika di ajak bicara dengan suara lembut dan perlahan.

Perkembangan Suara dan Bahasa

Kemampuan bicara bayi dimulai ketia sistem pendengarannya mulai berkembang. Bayi yang baru lahir akan berbicara melalui tangisan, senyum, menggeliat, sebagai tanda ekspresi emosionalnya.

Tumbuh kembang bayi sangat bergantung dari berbagai faktor yang terjadi pada masa kehamilan dan setelah kelahiran. Selain itu, perilaku yang ditunjukkan oleh orangtua terhadap bayinya seperti kepribadian dan pola asuhnya juga berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Perlu diingat, bahwa setiap bayi memiliki tumbuh kembang yang berbeda. Setiap bayi memiliki keunikan sendiri untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembangnya. Karena tumbuh kembang secara cepat maupun lambat tidak menjamin tumbuh kembang dimasa dengan akan berlangsung sama. Yang perlu diperhatikan adalah tetap berikan cinta dan kasih sayang yang melimpah untuk buah hati, karena itulah yang paling dibutuhkan buah hati untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Itulah penjelasan tentang Perkembangan Bayi Usia 1 Bulan . Semoga informasi yang diberikan oleh BukuMedis bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah kesehatan. Terimakasih semoga bermanfaat.