Lentigo : Penyebab, Jenis, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan Lentigo

Posted on

Penyakit Lentigo – Lentigo merupakan bintik hitam atau kecokelatan yang muncul di daerah kulit, seperti di wajah, lengan, atau punggung tangan. Lentigo memiliki ukuran sekitar 5-20 mm dengan bentuk yang tidak beraturan.

Pertumbuhan lentigo bisa berlangsung hingga tahunan, tapi bisa juga muncul secara mendadak. Pada umumnya, lentigo dialami oleh orang dewasa usia 50 tahun ke atas, tapi bisa juga terjadi pada anak-anak. Apabila bintik muncul dalam jumlah yang cukup banyak, maka disebut lentigines.

Penyebab dan Jenis Lentigo

Bentuk paling umum lentigo yaitu lentigo simpleks. Penyebab lentigo simpleks belum diketahui karena tidak disebabkan oleh paparan sinar matahari dan tidak terkait dengan gangguan atau kondisi medis. Jenis lentigo ini muncul sejak lahir atau lebih umum terjadi pada anak usia dini. Bintik biasanya berukuran 5-15 mm dan dapat hilang seiring waktu.

Berikut ini beberapa jenis lentigo lainnya yang muncul karena suatu penyebab yang diketahui, diantaranya yaitu:

Solar lentigo, yaitu jenis lentigo yang muncul saat radiasi ultraviolet menyebabkan sel pigmen kulit yang disebut melanosit menjadi terlalu aktif, sehingga mempercepat produksi melanin, yakni pigmen yang membuat kulit menjadi lebih gelap. Biasanya solar lentigo muncul di area kulit yang paling sering terpapar sinar matahari seperti wajah, tangan, bahu, dan lengan. Bintik umumnya berukuran sekitar 5 mm, tapi bisa menyatu dan membentuk bintik yang lebih besar.

Ink spot lentigo, yaitu jenis lentigo yang umumnya muncul pada orang berkulit putih atau cerah akibat terbakar sinar matahari saat berjemur. Ink spot lentigo berbentuk titik hitam.

Radiation lentigo, yaitu jenis lentigo yang muncul akibat radioterapi, seperti pada pengobatan kanker.

PUVA lentigo, yaitu jenis lentigo yang muncul setelah terapi psoralen dan ultraviolet A (PUVA). Terapi ini digunakan untuk mengobati psoriasis dan eksim.

Sun bed lentigo, yaitu jenis lentigo yang muncul akibat paparan sinar ultraviolet dari alat untuk menggelapkan kulit (tanning bed) dalam jangka waktu yang lama.

Lentigo oleh kelainan bawaan, antara lain:

  • Sindrom Peutz-Jeghers. Anak-anak dengan sindrom ini cenderung memiliki bintik hitam kecil di wajah.
  • Sindrom Noonan. Sindrom ini menyebabkan lentigines terbentuk di berbagai bagian tubuh yang berbeda.
  • Sindrom Bannayan-Riley-Ruvalcaba. Sindrom ini menyebabkan munculnya bintik hitam gelap pada tubuh.
  • Sindrom xeroderma pigmentosum. Sindrom ini menyebabkan penderita lebih sensitif terhadap sinar ultraviolet dari matahari.

Tanda dan Gejala Lentigo

Lentigo ditandai dengan kemunculan bintik-bintik bulat berwarna hitam atau cokelat di tubuh. Lentigo biasanya tidak berbahaya dan tidak membutuhkan perawatan secara medis. Akan tetapi perlu segera diperiksakan ke dokter apabila terjadi perubahan pada bintik-bintik, diantaranya seperti:

  • Warna pigmen semakin gelap.
  • Bentuknya tidak beraturan.
  • Memiliki kombinasi warna yang tidak biasa.
  • Ukurannya cepat membesar.
  • Gatal, muncul ruam, atau berdarah.

Pengobatan Lentigo

Umumnya, lentigo tidak perlu pengobatan. Akan tetapi, beberapa orang memilih untuk mencerahkan atau menghilangkan lentigo dengan alasan estetika. Ada beberapa jenis pengobatan terhadap lentigo, antara lain:

Obat-obatan, seperti krim pencerah kulit yang mengandung hydroquinone atau tretinoin yang dapat memudarkan bintik-bintik secara bertahap.
Cryotherapy, yaitu prosedur yang dilakukan untuk menghancurkan kelebihan pigmen tersebut dengan memberikan nitrogen cair atau bahan pendingin lainnya ke area lentigo hingga beku.
Laser (IPL), yaitu terapi yang bertujuan untuk menghancurkan sel-sel penghasil melanin (melanosit) tanpa merusak permukaan kulit.
Chemical peel, yaitu jenis pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan zat kimia bersifat asam, sehingga lapisan kulit terluar akan terkelupas dan kulit baru akan terbentuk untuk menggantikan kulit yang terkelupas.
Dermabrasi dan mikrodermabrasi. Dermabrasi yaitu teknik pengelupasan kulit menggunakan alat khusus dengan permukaan kasar untuk menghilangkan lapisan kulit terluar. Sedangkan, Mikrodermabrasi adalah prosedur menggunakan kristal kecil untuk membersihkan lapisan kulit terluar. Mikrodermabrasi memiliki efek samping lebih ringan dibanding dermabrasi.

Pencegahan Lentigo

Cara mencegah lentigo yaitu dengan menggunakan pakaian yang menutupi tubuh, pakai pakaian yang menutupi tungkai dan lengan juga gunakan topi yang lebar untuk melindungi wajah. Selain itu,
gunakan tabir surya (sunblock) SPV 30 untuk memberikan perlindungan dari sinar UVA (gelombang ultraviolet panjang) dan UVB (gelombang ultraviolet pendek).

Demikian artikel tentang “Lentigo : Penyebab, Jenis, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan Lentigo“, semoga bermanfaat.