35 Penyebab dan Cara Mengatasi Mual Pada Ibu Hamil secara Tepat

Posted on

Penyebab dan Cara Mengatasi Mual Pada Ibu Hamil – Mual saat hamil adalah proses alami yang sering dilalui sebagian besar ibu hamil, karena kurang dari 20% wanita hamil tidak mengalami mual dan muntah. Kondisi tersebut biasanya terjadi pada awal masa kehamilan seperti pada kehamilan minggu pertama hingga bulan ketiga. Namun ada beberapa wanita mengalami mual hingga waktu lebih lama.

Mual pada kondis hamil pada trimester pertama juga dikenal dengan istilah morning sickness, meskipun sebenarnya kondisi ini dapat terjadi kapan saja, pagi, siang, maupun malam. Bahkan, ada beberapa ibu hamil mengalaminya sepanjang hari.

Mual yang terjadi pada kehamilan dapat menjadi tanda-tanda memiliki kehamilan yang sehat. Sebuah studi peneltian menyebutkan terhadap lebih dari 2.400 perempuan hamil, mengungkapkan mual dan muntah selama trimester pertama terkait dengan penurunan risiko keguguran dini, terutama untuk perempuan usia 30 dan lebih tua. Untuk lebih lanjut simak beberapa penyebab terjadi mual pada saat hamil.

Penyebab Mual Saat Hamil

Ada beberapa hal yang dapat menyebab ibu hamil mengalami mual. Untuk mengatasi mual, anda perlu mengetahui beberapa hal yang menyebabkan munculnya mual. Berikut ini beberapa hal yang dapat menyebabkan muat:

1. Peningkatan Hormon HCG
Human Chorionic Gonadotropin atau HCG adalah hormon yang meningkat sangat cepat selama kuartal pertama kehamilan. Pengamatan klinis menunjukkan bahwa puncak gejala morning sickness terjadi ketika tingkat HCG tinggi. Selain itu, dalam kasus kehamilan kembar dimana kadar HCG sangat tinggi, masalah muntah dan mual juga sangat parah.

2. Peningkatan Hormon Estrogen
Peningkatan hormon Estrogen selama kehamilan juga memberi dampak pada terjadinya mual dan muntah.

3. Sensitivitas Terhadap Aroma
Selama trimester pertama kehamilan, kepekaan wanita biasanya meningkat terhadap bau atau aroma tertentu. Mual biasanya dipicu oleh bau atau aroma yang dihirup ibu hamil.

4. Perut Lebih Sensitif
Selama proses kehamilan, saluran pencernaan ibu hamil sangat sensitif, hal tersebut karena adanya bakteri yang dikenal sebagai helicobacter pylori pada wanita menyebabkan gejala morning sickness lebih parah.

5. Faktor Psikologis
Menurut beberapa peneliti, beberapa wanita menderita gejala morning sickness karena stress atau faktor psikologis lain.

6. Hamil Kembal
Meskipun tidak selalu psti, pada kehamilan kembar biasanya akan berdampak mual dan muntah lebih parah.

7. Infeksi saluran kencing
Infeksi saluran kencing dapat menyebabkan mual dan muntah. Untuk itu, segera periksakan ke dokter jika nyeri atau keluar darah saat Anda buang air kecil.

8. Sejarah mual pada kehamilan sebelumnya
Jika pada kehamilan pertama anda mengalami morning sickness, makan pada kehamilan selanjutnya ada kemungkinan anda mengalami hal yang sama.

9. Efek samping pil KB
Pada beberapa wanita mengalami mual saat hamil disebabkan karena efek samping dari penggunaan pil KB. Karena penggunaan jangka panjang dari pil ini dapat meningkatkan kadar estrogen yang menyebabkan mual dan muntah.

10. Sakit Kepala Migrain
Wanita yang memiliki riwayat sakit kepala akibat migrain lebih beresiko untuk menderita morning sickness.

Cara Mengatasi Mual saat Hamil

Cara mengatasi masalah mual dapat anda lakukan secara mandiri dengan melakukan perubahan pola makan dan perubahan kebiasan, cara yang dilakukan yaitu seperti:

1. Jika mual muncul pada pagi hari, cara yang dilakukan yaitu dengan bangun secara perlahan dari tempat tidur. Jika memungkinkan anda dapat mengkonsumsi sepotong roti atau biskuit sebelum berdiri dan meninggalkan tempat tidur.

2. Pastikan anda cukup istirahat karena kelelahan dapat menjadi pemicu timbulnya mual pada saat kehamilan.

3. Makanlah dalam porsi kecil namun sering. Hindari makan dalam porsi besar sekaligus.

4. Hindari konsumsi makanan terlalu pedas atau terlalu manis.

5. Hindari konsumsi makanan dengan bau tajam karena akan menimbulkan rasa mual.

6. Konsumsi makanan dingin dapat mencegah rasa mual dibandingkan dengan mengkonsumsi makanan panas atau hangat.

7. Konsumsi minuman jahe juga dapat dilakukan untuk meredakan rasa mual pada saat kehamilan.

8. Hindari konsumsi makanan tinggi lemak karena membutuhkan waktu lama untuk dicerna.

9. Hindari langsung tidur ketika setelah makan, karena akan membuat perut merasa tidak nyaman dan menyebabkan mual.

10. Saat teras mual, cobalah untuk berjalan-jalan ke luar ruangan untuk mendapat udara segar.

11. Untuk mencegah rasa mual anda dapat mengkonsumsi vitamin untuk ibu hamil sesaat sebelum tidur.

12. Hindari konsumsi makanan yang menimbulkan banyak gas seperti kol, nangka, durian, sawi hijau dan jenis makanan fermentasi.

13. Hindari makanan berminyak. Makanan dengan minyak tinggi seperti gorengan akan meninggalkan sisa minyak di lidah dan di usus. Minyak tidak dapat diuraikan oleh usus akaibatnya adalah rasa mual akan timbul setelah mengkonsumsi makanan tersebut.

14. Coba untuk pergi jalan-jalan pagi. Udara pagi bermanfaat untuk menhilangkan rasa mual.

15. Ibu hamil juga harus olahraga, namun olahraga dilakukan dengan gerakan-gerakan ringgan seperti jalan-jalan pagi untuk membantu mengatasi mual.

16. Konsumsi banyak vitamin B6 juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi rasa mual. Vitamin B6 bisa didapatkan dengan mengkonsumsi susu ibu hamil. Selain untuk mengatasi rasa mual, konsumsi susu hamil juga bermanfaat untuk memperbaiki cairan tubuh juga bisa dijadikan sebagai tenaga untuk mencukupi gizi ibu hamil.

17. Hindari diri dari stress, karena stress dapat memicu rasa mual dan rasa ingin muntah. Selain itu , stress juga berakibat buruk bagi perkembangan janin dalam tubuh anda.

18. Buat diri menjadi tenang dan nyaman untuk menghindari rasa mual. Karena saat tubuh tenang, badan dan pikirna menjadi lebih rileks. Cara untuk menenangkan diri dapat dilakukan dengan meditasi, yoga, melatih pernapasan hingga relaksasi.

19. Mengkonsumsi jus buah buahan untuk ibu hamil, juga bisa menghilangkan rasa mual, dikarenakan kandungan vitamin yang di jus bisa menetralisir rasa mual.

20. Aroma terapi selain menenangkan juga bisa menghilangkan rasa mual. Bau aroma terapi yang dihirup bisa membuat tubuh ibu hamil rileks.

21. Perbanyak makan biskuit, kita ketahui bahwa Biskuit adalah makanan terbaik bagi ibu hamil yang menderita morning sickness. Biskuit terbaik adalah yang terbuat dari gandum. Popcorn dan pretzel juga baik Anda konsumsi.

22. Konsumsi keripik kentang dapat juga dilakukan untuk menetralisir rasa mual. Namun konsumsi keripik kentang ketika rasa mual datang saja.

23. Konsumsi selai kacang. Produk yang tinggi protein dapat membantu mengurangi gejala mual dan muntah pada ibu hamil. KOnsumsi makanan ringan yang tinggi protein seperti selai kacang, produk susu dan kacang-kacangan lain dalam menu harian Anda dalam beberapa bulan pertama kehamilan.

24. Lemon, jeruk atau perasan jeruk nipis ketika ditambahkan ke teh herbal atau air minum, bisa sangat membantu dalam mengurangi mual dan muntah selama kehamilan.

25. Daun Mint memiliki sifat anestesi yang membantu mengurangi gejala mual dan muntah pada ibu hamil. Anda dapat mencampurkan daun mint pada seduhan teh atau dengan air mendidih.

Konsultasikan ke Dokter, Jika?

Dalam kasus morning sickness parah, bisa berakibat kekurangan gizi atau dehidrasi dan Anda memerlukan perhatian medis segera. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter Anda apabila hal berikut ini terjadi pada Anda:

  • Jika Anda tidak buang air kecil selama berjam-jam (6 sampai 8 jam) atau urin sangat gelap.
  • Jika Anda terus menerus muntah.
  • Jika Anda merasa sangat lemah dan pusing.
  • Jika Anda muntah darah.
  • Jika Anda mengalami demam tinggi mencapai 38 ° C atau lebih.
  • Jika Anda menderita ISK (Infeksi Saluran Kemih).
  • Jika Anda merasa sakit saat buang air kecil atau urin bercampur darah.

Itulah penjelasan tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Mual Pada Ibu Hamil . Semoga informasi yang diberikan oleh BukuMedis bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah kesehatan. Terimakasih semoga bermanfaat.