Penyakit ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Atas : Penyebab, Gejala , Penanganan dan Pencegahannya

Posted on

Penyakit ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Akut –  Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA adalah infeksi yang menganggau proses pernapasan seseorang dari komponen saluran pernapasan. ISPA disebabkan karena adanya infeksi dari bakteri atau virus yaitu gabungan virus-bakter.

ISPA yang menyerang pada bagian atas meliputi rongga hidung, sinus (rongga berisi udara yang terdapat di sekitar pipi, hidung, dan mata), faring (terletak di belakang hidung dan mulut), dan laring (pangkal tenggorokan). Infeksi ini dapat berakibat kepada penyakit pilek, radang sinus atau sinusitis, radang amandel atau tonsillitis, radang pita suara atau laringitis, dan influenza.

Sedangkan ISPA yang menyerang bagian bawah meliputi trakea (batang tenggorokan), bronkus, bronkiolus, dan paru-paru. Infeksi ini dapat berakibat kepada penyakit seperti radang pada tabung bronkus atau bronkitis, bronkiolitis, influenza, tuberkulosis, dan pneumonia.

ISPA menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika masalah ISPA tidak segera ditangani, maka infkesi dapat menyebar keseluruh sistem pernapasan sehingga menyebabkan tubuh tidak tercukupi oleh oksigen. Dalam kasus fatal, ISPA dapat menyebabkan kematian.

ISPA adalah salah satu penyakit menular yang sangat mudah sekali menyebar. Berdasarkan penelitian, di Indonesia penyakit ISPA menduduki urutan pertama sebagai penyakit yang paling banyak diderita masyarakat, khususnya pada anak. Di Indonesia, tercatat balita mengalami masalah batuk pilek setidaknya 3 hingga 6 kali pertahunnya. Sedangkan menurut data WHO angka kejadian pneumonia pada balita di Indonesia cukup tinggi yaitu skeitar 10-20% per tahun.

Dengan tingginya angka kejadian mengenai ISPA di Indonesia, kita perlu mengetahui tentang cara penularan, penyebab, gejala, cara penanganan dan cara pencegahannya.

Penularan ISPA

Disebutkan diatas bahwa ISPA merupakan penyakit yang dapat dengan mudah menyerang. Orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah dan pada usia lanjut akan lebih mudah terserang ISPA. ISPA paling sering menyerang pada anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sepenuhnya.

ISPA dapat menular melalui banyak hal, secara lansung atau tidak langsung. ISPA dapat menular melalui udara yang mengadung virus-bakter akibat dikeluarkan oleh penderita melalui bersin atau batuk. Sedangkan secara tidak langsung juga dapat tertular ISPA akibat virus -bakter menempel pada benda yang tersentuh. Cara agar tidak tertular adalah dengan mencuci tangan secara teratur, terutama jika melakukan aktivitas di tempat umum.

Penyebab ISPA

Pada penjelasan diatas dikatakan bahwa penyebab ISPA adalah infeksi dari Virus-bakter. Berikut ini adalah jenis mikroorganisme yang menyebabkan munculnya ISPA, antara lain:

  • Adenovirus , yaitu virus yang menyebabkan ganguan pernapasan seperti pilek, bronkitis, dan pneumonia. Virus ini memiliki 50 jenis.
  • Rhinovirus, yaitu virus yang menyebabkan poilek. Jika menyerang pada balita dan menyerang orang dengan sistem kekebalan lemah pilek biasa bisa berubah menjadi ISPA pada tahap serius.
  • Pneumokokos, yaitu virus yang menyebabkan meningitis, Bakteri Pneumokokos dapat memicu gangguan pernapasan lain sperti pneumonia.

Selain jenis virus diatas, penyebab ISPA lainnya yaitu

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • ISPA juga akan lebih mudah menyerang penderita jantung dan penderita gangguan paru-paru
  • Selain itu, perokok juga memiliki resiko tinggi terkena ISPA

Gejala ISPA

Pada umumnya munculnya gejala ISPA diketahui akibat respon tubuh terhadap virus yang dikeluarkan , seperti :

  • Sering bersin
  • Hidung tersumbat atau berair.
  • Para-paru terasa terhambat.
  • Batuk-batuk dan tenggorokan terasa sakit.
  • Kerap merasa kelelahan dan timbul demam.
  • Tubuh terasa sakit.

Pada kasus yang lebih parah, ISPA memiliki gejala seperti :

  • Pusing
  • Kesulitan bernapas.
  • Demam tinggi dan menggigil.
  • Tingkat oksigen dalam darah rendah.
  • Kesadaran menurun dan bahkan pingsan.

Pengobatan ISPA

Hingga saat ini belum ada obat yang efektif untuk menyembuhkan ISPA secara menyeluruh. Pengobatan dilakukan untuk meredakan gejala yang muncul akibat virus-bakteri. Berikut ini adalah beberapa pengobatan yang dilakukan untuk membantu meredakan gejal-gejala ISPA, Seperti :

  • Obat anti inflamasi non-steroid (OAINS) dan asetaminofen, untuk mengurangi efek demam dan nyeri di tubuh.
  • Obat antihistamin, dekongestan, dan ipratropium, untuk mengatasi hidung yang berair dan tersumbat.
  • Obat batuk antitusif, untuk mengurangi batuk-batuk. Madu juga bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini.
  • Obat steroid, seperti deksametason dan prednison, mungkin diresepkan pada kondisi tertentu untuk mengurangi peradangan dan pembekakan yang terjadi di saluran pernapasan bagian atas.

Pencegahan ISPA

Berikan beberapa cara terbaik untuk melakukan pencegahan dalam menangani ISPA. Beberapa langkah pencegahan yang dapat anda lakukan adalah dengan beberapa cara berikut ini :

  • Secara teratur cuci tangan terutama setelah beraktivitas di tempat umum
  • Agar terlindungi dari penyebaran virus, hindari menyentuh bagian wajah terutama mulut dengan tangan setelah berada di tempat umum
  • Hindari merokok dan hindari asap rokok
  • Banyak konsumi makanan kaya serat dan vitamin untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Pastikan tutup mulut ketika bersin dengan tisu atau tangan untuk mencegah penyebaran penyakit kepada orang lain.
  • Lakukan olahraga secara teratur untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi resiko penularan infeksi.

Jangan biarkan ISPA tanpa melakukan penanganan, karena komplikasi akibat ISPA akan menjadi sangat serius dan berakibat fatal. Komplikasi yang sering terjadi akibat ISPA adalah gagal napas hingga gagal jantung kongestif.  Itulah penjelasan tentang Penyakit ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Atas . Semoga informasi yang diberikan oleh BukuMedis bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah kesehatan. Terimakasih semoga bermanfaat.