Demam Berdarah Dengue (DBD) : Pengertian, Gejala, Penyebab, Penanganan dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Posted on

Demam Berdarah Dengue (DBD) –  Demam berdarah atau demam dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk. Demam berdarah (DBD) dulu disebut penyakit break bone karena terkadang menyebabkan nyeri sendi dan otot dimana tulang terasa retak.

Demam berdarah ringan menyebabkan demam tinggi, ruam, dan nyeri otot dan sendi. Demam berdarah yang parah, atau dikenal dengan dengue hemorrhagic fever, bisa menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), bahkan kematian.

Orang yang terinfeksi virus dengue untuk kedua kalinya memiliki risiko yang jauh lebih besar terserang penyakit parah.

Tanda dan Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)

terdapat 3 (tiga) jenis demam berdarah yaitu demam berdarah klasik, dengue hemorrhagic fever dan dengue shock syndrome. Setiap jenis demam berdarah tersebut memiliki gejala yang berbeda diantaranya

Gejala demam berdarah klasik

Gejala demam berdarah klasik biasanya diawali dengan demam selama 4-7 hari setelah digigit oleh nyamuk yang terinfeksi, gejala lainnya yaitu:

  • Demam tinggi hingga 40°C
  • Sakit kepala parah
  • Nyeri pada retro-orbital (bagian belakang mata)
  • Nyeri otot dan sendi parah
  • Mual dan muntah
  • Ruam. Ruam mungkin muncul di seluruh tubuh 3-4 hari setelah demam, lalu berkurang setelah 1-2 hari. Kemungkinan mengalami ruam kedua beberapa hari kemudian.

Gejala dengue hemorrhagic fever

Gejala dengue hemorrhagic fever meliputi semua gejala dari demam berdarah klasik, dan ditambah beberapa gejala lain seperti:

  • Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening
  • Perdarahan dari hidung, gusi, atau di bawah kulit, menyebabkan memar berwarna keunguan

Jenis dengue hemorrhagic fever ini dapat menyebabkan kematian.

Gejala dengue shock syndrome

Ini jenis penyakit dengue yang paling parah, gejala dengue shock syndrome meliputi semua gejala demam berdarah klasik dan dengue hemorrhagic fever, ditambah dengan gejala-gejala berikut ini, diantaranya:

  • Kebocoran di luar pembuluh darah
  • Perdarahan parah
  • Shock (tekanan darah sangat rendah)

Jenis penyakit ini biasanya terjadi pada anak-anak dan beberapa orang dewasa yang mengalami infeksi dengue kedua kalinya. Jenis penyakit ini sering kali fatal, terutama pada anak-anak dan dewasa muda.

Apabila gejala-gejala dari dengue tersebut terjadi pada anda, anda dapat segera konsultasi ke dokter.

Penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam berdarah DBD disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk. Terdapat 4 jenis virus dengue, yaitu virus DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4. Nyamuk penyabab demam berdarah yang berasal dari famili tertentu yaitu Aedes aegypti atau Aedes albopictus bisa membawa virus untuk menginfeksi darah manusia dengan gigitan dan mentransfer darah yang terinfeksi ke orang lain. Begitu pulih dari demam berdarah, imunitas akan terbentuk tapi hanya sampai strain tertentu.

Faktor Risiko Terkena Demam Berdarah Dengue (DBD)

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko terkena demam berdarah DBD diantaranya yaitu:

  • Tinggal dan bepergian ke area tropis
  • Pernah terinfeksi virus demam dengue sebelumnya.

Diagnosis dan Penanganan DBD (Demam Berdarah Dengue)

Untuk bisa mendiagnosis dbd sulit dilakukan karena tanda-tanda dan gejalanya sulit dibedakan dengan penyakit lain seperti malaria, leptospirosis, dan tifus.

Beberapa tes laboratorium bisa mendeteksi bukti virus dengue, tapi hasil tes biasanya keluar agak lama untuk segera memberi keputusan pengobatan.

Tidak ada penanganan spesifik untuk demam berdarah (DBD), kebanyakan pasien akan pulih dalam 2 minggu. Penting untuk menangani gejala-gejala guna menghindari komplikasi. Biasanya dokter akan merekomendasikan pilihan pengobatan diantaranya:

  • Istirahat yang banyak di tempat tidur
  • Minum banyak cairan
  • Minum obat untuk menurunkan demam.
  • Hindari penghilang rasa sakit yang dapat meningkatkan komplikasi perdarahan.

Untuk kasus yang lebih serius, demam berdarah bisa menyebabkan shock atau hemorrhagic fever yang membutuhkan perhatian medis lebih.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Pencegahan yang bisa dilakukan dirumah diantaranya yaitu:

  • Tinggal di tempat yang ber-AC. Sangat penting untuk menjaga rumah dari nyamuk terutama pada malam hari.
  • Atur ulang kegiatan di luar ruangan. Hindari berada di luar ruangan pada dini hari, senja, atau malam hari di mana waktu banyak nyamuk di luar.
  • Kenakan pakaian pelindung. Jika berada di daerah yang banyak nyamuk, kenakan baju berlengan panjang, celana panjang, kaus kaki dan juga sepatu.
  • Gunakan penangkal nyamuk. Permethrin bisa dipakaikan ke pakaian, sepatu, alat kemah atau yang lainnya. Bisa juga beli pakaian yang mengandung permethin. Untuk kulit, gunakan penangkal yang mengandung paling sedikit 10% konsentrasi DEET.
  • Kurangi tempat tinggal nyamuk. Nyamuk yang membawa virus dengue biasanya tinggal di dalam dan sekitar perumahan, berkembang biak di genangan air, seperti ban mobil. Kurangi habitat perkembangbiakan nyamuk untuk mengurangi populasi nyamuk.

Itulah penjelasan tentang “Demam Berdarah Dengue (DBD) : Pengertian, Gejala, Penyebab, Penanganan dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)“, semoga bermanfaat.