15 Jenis Sayuran Pembunuh dan Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Posted on

Jenis Sayuran Pembunuh dan Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker – Ketua Cancer Information and Support Center (CISC) Semarang Cahyaning Puji Astuti menyatakan , setidaknya ada sekitar 15 jenis sayuran yang terbukti ampuh untuk mencegah munculnya penyakit kanker.

“Buah-buahan dan sayuran sebenarnya jauh lebih hebat dibandingkan vitamin, namun tidak semua sayur dan buah merupakan antikanker,” katanya seusai seminar “Menyiapkan Makanan Sehat Pencegah Kanker” di RS Telogorejo, Semarang.

Naning menyebutkan, 11 sayuran pencegah kanker tersebut, di antaranya kubis, bawang putih, bawang bombai, kedelai, kunyit, teh hijau, tomat, jeruk, cokelat, dan buah-buahan beri, seperti bluberi dan stroberi.

Namun, meskipun beberapa sayuran dan buah-buahan itu berkhasiat sebagai antikanker, diperlukan kewaspadaan dan pemahaman zat-zat yang terkandung dalam sayuran itu, termasuk memerhatikan proses pengolahannya.

Pendapat dia, kubis merupakan musuh utama kanker, baik kubis hijau, kubis putih, brokoli, bunga kol, selada air, maupun kol ungu. Bahkan, khasiat kubis sudah dikenal sejak zaman Hipokrates sekitar 460-377 SM.

“Hipokrates mengatakan, kubis merupakan sayuran dengan beribu-ribu khasiat, dan mengonsumsi kubis minimal lima porsi setiap minggu terbukti dapat memperkecil risiko terserang kanker dan memperlambat perkembangan kanker,” terangnya.

Mesipun begitu, proses pengolahan kubis tetap harus diperhatikan agar tidak menghilangkan khasiatnya, di antaranya tidak memasaknya terlalu lama, tetapi tetap harus bersih, dan mengunyahnya secara cermat.

Bawang putih dan bawang bombai juga sangat efektif untuk mencegah kanker, terutama kanker saluran pencernaan, kerongkongan, lambung, usus besar, prostat, paru-paru, dan kanker payudara.

“Makanan pencegah kanker ditemui pula dalam kedelai, yang banyak diolah menjadi tahu, tempe, dan susu. Karena, kedelai mengandung isoflavon yang merupakan senyawa anti kanker yang memiliki struktur kimia mirip dengan hormon seks,” ujar dia.

Berkaitan dengan kemiripan struktur kimia isoflavon dengan hormon seks itu, ia mengingatkan, konsumsi kedelai secara berlebihan tidak dianjurkan untuk penderita kanker payudara dan kanker prostat.

“Kedua kanker itu merupakan jenis kanker yang sangat bergantung pada hormon, yakni hormon estrogen untuk kanker payudara dan hormon androgen untuk kanker prostat,” terang Naning yang juga menderita kanker.

Meskipun begitu, kata dia, resep menghindari risiko terkena kanker dapat dilakukan dengan menghindari makanan-makanan tertentu, misalnya, makanan yang diasinkan, makanan yang diasap, dan makanan yang digoreng.

“Olahraga secara teratur, berhenti merokok, dan menghindari konsumsi daging merah juga merupakan penerapan pola hidup sehat yang perlu diterapkan untuk mencegah kanker,” kata Naning.

Manfaat 11 Jenis Sayuran Pembunuh Kanker

1. Kubis
Kubis dan sejenis varietasnya seperti Brokoli, kubis merah, sawi, lobak dan kembang kol memiliki kandungan manfaatnya seperti Glukosinoat, betakaroten, indol, isotiosianat, sulfosaran, kumarin, dan fenol sebagai anti kanker dalam makanan pencegah kanker payudara yang kaya serat. Selain itu juga dapat mencegah jenis kanker mulut, kanker lambung dan kanker esophagus.

2. Bawang putih
Kita telah ketahui bersama jika bawang putih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tak lain bawang putih juga merupakan zat anti kanker. Kandungan sulfu pada bawang putih dipercaya mampu melawan sel-sel kanker dan memperlambat pertumbuhan sel kanker. Selain mencegah pertumbuhan sel kanker payudara, bawnag putih juga bisa untuk mencegah jenis kanker lainnya seperti kanker paru-paru, usus besar, dan prostat.

3. Kedelai
Kedelai memiliki manfaat Genistein, daidzen, asam fitat, saponin, fitostero, asam fenolat yang bisa digunakan untuk mencegah kanker.

4. Kunyit
Kurkum yang merupakan anti-oksidan yang terdapat dalam kunyit terbukti mampu melawan sel-sel kanker. Kandungan curcuma dalam kunyit bekerja luar biasa untuk menghambat tumbuhnya sel kanker dan membantu dalam melawan sel kanker agar sel-sel kanker tidak menyebar.

5. Teh Hijau
Teh hijau memiliki kandungan katekin berguna untuk mencegah sel kanker. Senyawa ini juga berguna untuk membersihkan liver anda. Berdasarkan studi dari Pennsylvania State University menemukan bahwa teh hijau terbukti ampuh sel kanker rongga mulut. Hasil dari studi ini juga bermanfaat untuk menyembuhkan aneka kanker di dalam tubuh.

6. Tomat
Tomat memiliki kandungan lycopene. Lycopene adalah antioksidan yang mampu mencegah kanker paru-paru, kanker payudara, kanker prostat. Berdasarkan balai besar pertanian, kandungan likopen per 100 gr dalam tomat segar adalah 4,28 mg, pasta tomat encer 31,09 mg, pasta tomat sedang 50,93 mg dan pasta tomat kental 67,25 mg.

7. Jeruk
Jeruk memiliki kandungan Bioflavanoid dan antioksidan pencegah kanker, Vitamin C untuk mendukung imun tubuh, limonoids untuk sistem kekebalan tubuh

8. Strawberri
Stroberi mengandung ellagic acid dan Vitamin C yang dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker. Berries dikenal dapat mencegah kanker perut, kerongkongan, paru-paru dan mulut.

9. Anggur
Anggur dan buah jenis berry mengandung Resveratol yang berguna untuk menghancurkan sel-sel kanker dan juga digunakan untuk meminimalkan peradangan dan tubuh. Resveratol berguna untuk meningkatkan konsentrasi dalam tubuh serta mampu untuk membunuh pertumbuhan pesat dari sel yang tak sehat seperti sel tumor atau sel kanker.

10. Bayam
Bayam mengandung senyawa lutein dan zeaxanthin yang berguna untuk membersihkan tubuh serta mencegah berbagai jenis kanker. Para ilmuan jepang menemukan kandungan glyconutrients bermanfaat untuk menghambat kerusakan DNA, pertumbuhan sel kanker, dan pertumbuhan tumor.

11. Wortel
Kandungan wortel yang terdapat pada wortel mampu memperlambat perkembangan sel kanker. Wortel mengandung falcarinol yang dapat menangkan kaker. Berdasarkan studi dari Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention, November 1997, menyebutkan resiko memiliki kanker payudara berkurang hingga 44% pada wanita ya rutin mengkomsumsi bayam dan wortel.

12. Sirsak
Buah dan daun tumbuhan sirsak dikatakan mampu untuk membunuh sel kanker. Annona muricata adalah bahan aktif yang pada sirsak yang terbukti efektif utnuk menaklukkan sel kanker. Selain untuk pengobatan kanker, sirsak juga memiliki manfaat lain sebagai anti – parasit, antimikroba, anti – inflamasi, sifat sitotoksik dan antirematik, menurut Memorial Sloan – Kettering Cancer Center. Dalam beberapa kasus , Sirsak juga telah digunakan sebagai penghilang rasa sakit yang memiliki hasil positif.

13. Jahe
Jahe memiliki knadungan anti-inflamasu dan anti-kanker. Dengan secara teratur mengkonsumsi jahe mampu mencegah pertumbuhan kanker. Berdasarkan penelitian yang ditertibkan oleh British Journal of Nutrition, jahe bahkan disebut membunuh sel-sel kanker di prostat, ovarium, dan kanker kolorektal.

14. Delima
Delima mengandung zat anti-inflamasi dan anti-oksidan. Banyak yang belum mengetahui bahwa delima dapat membuat sel-sel kanker merusak dirinya atau merangsang apoptosis yaitu proses bunuh diri sel kanker.

Penelitian laboratorium menyebutkan bahwa dengan mengkonsumsi jus delima tanpa pemanis mampu memicu apoptosis sel kanker payudara, kanker kolon dan kanker prostat, yang bekerja dengan mengaktifkan gen dan enzim yang berfungsi mengatur apoptosis pada sel-sel kanker.

15. Paprika
Baik jenis paprika hijau, kuning atau paprika merah baik untuk melawan kanker. Sefat alami yang dimiliki mampu menghambat poliferasi sel kanker.

Mencegah selalu lebih baik dari pada mengobati, sampai saat ini pepatah klasik ini masih selalu berlaku. Karena itulah, jaga selalu kesehatan kita dengan mengkomsumsi makanan sehat agar terhindar dari jenis sel kanker berbahaya. Terimakasih, Semoga bermanfaat.