17 Jenis Makanan dan Minuman Pemicu Kanker Yang Harus Dihindari

Posted on

Jenis Makanan dan Minuman Pemicu Kanker – Segala macam jenis penyakit yang ada didalam tubuh manusia tidak akan muncul begitu saja tanpa adanya faktor penyebabnya. Begitu pula dengan penyakit kanker.

Pertumbuhan sel kanker memang tidak diketahui secara pasti penyebabnya, karena penyakit ini merupakan perpaduan dari banyak faktor penyebab seperti faktor keturunan dan pola makan yang buruk. Kedua faktor tersebut memegang peranan penting dalam memicu munculnya sel kanker dalam tubuh.

Faktor keturunan merupakan faktor penyebab yang sudah tidak dapat diganggu gugat. Sejak lahir tubuh manusia telah tersusun dengan triliunan rangkaian sel yang diturunkan oleh keluarga. ika salah satu orang tua kamu memiliki keturunan kanker, maka kamu memiliki risiko terkena kanker yang jauh lebih besar dibanding orang lain.

Selain faktor keturunan, pengaruh luar atau karsinogen menjadi penyebab selanjutnya penyakit kanker. Sel kanker dapat muncul akibat pola makan dan gaya hidup tidak sehat. Sebuah penelitian menemukan mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu juga dikaitkan dengan faktor penyebab meningkatkan resiko kanker.

Berikut ini beberapa jenis makanan dan minuman yang harus anda hindari untuk mencegah dan mengurangi resiko penyakit kanker.

Makanan dan Minuman Pemicu Kanker

1. Daging Merah
Daging merah adalah daging yang saat belum dimasak mempunyai warna merah, antara lain daging sapi dan daging kambing yang menjadi sumber protein, zat besi, dan seng yang baik. Namun terlalu banyak mengkonsumsi daging merah atau produk berbahan dasar daging merah memiliki kolerasi meningkatkan resiko kanker usus. Para ahli menyimpulkan bahwa dalam tiap 50 gram daging olahan setara dengan ukuran hot dog rata-rata, yang meningkatkan resiko kanker usus hingga 18%. Selain kanker usus, konsumsi daging merah berlebihan juga diduga dapat meningkatkan risiko kanker pankreas dan prostat.

2. Daging Olahan
Makanan daging olahan seperti ham, sosis, daging asap, hot dog dan lainnya masuk dalam kategori bahan kasinogenik. Semua olahan daging tersebut mengandung pengawet yang membuat daging tetap segar. Pengawet tersebut yang dapat menyebabkan kanker dalam tubuh.

3. Popcorn dari Microwave
Dalam microwave dilapisi bahan kimia yang berfungsi untuk memastikan makanan tetap segar ketika dimakan. Berdasarkan penelitian menyebutkan bahwa bahan kimia tersebut dapat menyebabkan infertilitas, kanker hati, testis, dan pankreas. Bahan kimia dalam popcorn juga diketahui menyebabkan kerusakan paru-paru dan kanker.

4. Gula Halus
Gula halus terbukti dapat mempercepat lonjakan tinkat insulin dan menumbuhkan sel-sel kanker dalam tubuh. Kemunculan dan perkembangal sel kanker dapat dengan mudah dan cepat menyebar keseluruh tubuh pada mereka yang terlalu banyak mengkonsumsi gula halus. Seperti Cookies, kue, pie, soda, sereal, saus, jus, dan banyak makanan olahan lainnya merupakan produk yang banyak mengandung gula halus.

5. Buah terpapar pestisida
Environmental Working Group menemukan bahwa 98% dari produk konvensional terutama pada buah-buahan telah terkontaminasi pestisida menjadi penyebab kanker. Buah yang terkontaminasi pestisida ketika dimakan oleh ibu hamil memiliki kemungkinan menyebabkan bayi lahir prematur. Buah yang sering terkontaminasi pestisida seperti pada apel, jeruk, stroberi, dan anggur.

6. Tomat Kalengan
Kaleng yang digunakan pada produk kalengan memiliki lapisan yang berbahan kimia sebagai bisphenol-A, atau BPA. Bahan kimia tersebut sangat beracun bagi tubuh dan mempercepat pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh. Tomat menjadi sangat berbahaya karena tingginya tingkat keasamaannya. Untuk menghindari munculnya pertumbuhan sel kanker dalam tubuh yang disebabkan karena tomat kalengan, sebaiknya anda konsumsi tomat segar atau saus tomat dari botol kaca.

7. Salmon dari Perternakan
Salmon yang berasal dari pertanian dan hidup dikolam bersama ikan lain ditemukan memiliki 30 kali jumlah kutu laut lebih banyak dibandingkan dengan salmon liar. Jika sudah demikian, maka anda tidak dapat mengkonsumsi omega-3 yang sehat. Salmon dari perternakan tinggi kadar PCB, merkuri, dan dioxin yang menyebabkan kanker. Hindari mengkonsumsi salmon dari perternakan dan cari label yang menyatakan ikan yang akan Anda konsumsi adalah salmon liar.

8. Keripik Kentang
Keripik kentang mengandung kadar tinggi akrilamida, yaitu zat karsinogenik lain yang diaktifkan pada mananan yang dipanaskan dengan suhu tinggi melalui dipanggang atau digoreng. Berdasarkan studi yang dilakukan pada hewan menunjukkan berbagai jenis kanker dapat disebabkan oleh bahan kimia ini.

9. kentang Goreng
Selain keripik kentang, pada kentang goreng juga tinggi kandungan tingkat akrilamida (Zat karsinogenik yang terbentuk dalam makanan pada suhu tinggi di panggang maupun digoreng). Zat itulah yang menyebabkan kentang goreng berpotensi untuk menimbulkan kanker dalam tubuh.

10. Makanan yang diasap, asin dan diasamkan
Jenis makanan yang diolah dengan penggunaan nitrat atau nitrit sebagai pengawet atau menambah warna makanan cenderung buruk untuk kesehatan. Seperti pada osis, bologna, dan daging asap tinggi lemak dan garam. Sementara, makanan asam seperti acar juga mengandung garam dalam jumlah tinggi. Bukti menunjukkan bahwa jenis makanan ini dapat memicu kanker kolorektal dan kanker perut.

11. Donat
Donat merupakan olahan yang terbuat dari gula, tepung (karbohidrat) dan minyak. Bahan tersebut merupakan jenis olahan pemicu kanker yang terkandung dalam satu jenis makanan. Donat menjadi jenis makanan yang sering kali dikonsumsi banyak orang, namun mulai sekarang kurangi dan batasi mengkonsumsi donat setiap waktu.

12. Snack Kemasan
Tidak heran lagi jika makanan ringan dalam kemasan menjadi pemicu penyakit kanker. Hal ini karena makanan ringan mengandung banyak MSG atau penyedap makanan. Selain MSG, snack ringan juga mengandung bahan pengawet. Meskipun pada dasarnya tubuh sudah memiliki kekebalan tersendiri terhadap makanan yang terkontaminasi MSG dan Bahan Pengawet. Namun, tentu saja kekebalan fungsi tersebut hanya berfungsi pada batasan kesil saja. Terlalu banyak MSG dalam tubuh manjadi penyebab kanker otak. Untu itu, kurangi mengkonsumsi makanan ringan untuk mencegah perkembangan sel kanker dalam tubuh.

13. Tepung terigu
Tepung terigu merupakan bahan dasar yang digunakan untuk berbagai macam olahan kaya karbohidrat. Tingginya kandungan karbohidrat pada tepung terigu dapat menyebabkan kanker payudara. Karbodhirat dalam tepung terigu dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh yang dapat memicu sel tumor dan kaner berkembang dengan pesat.

14. Kedelai
Kedelai memang menyehatkan bagi tubuh jika dikonsumsi secara batas wajar, namun jika dikonsumsi secara berlebihan, kedelai dapat memicu kanker payudara. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh American Cancer Society menyebutkan bahwa konsumsi kedelai berlebih ternyata menjadi penyebab kanker payudara. Bagaimana bisa? Kandungan hormon estrogen phytochemical yang ada di dalam kedelai inilah yang dapat memicu terjadinya kanker payudara, terutama pada wanita.

15. Soda
Soda dapat menyebabkan kanker jika dikonsumsi secara berlebihan. Minuman berwarna-warni cenderung mengandung banyak gula, bahan kimia makanan, dan pewarna. Zat-zat tersebut akan membantu mengasamkan tubuh dan menimbulkan pertumbuhan sel kanker.

16. Minyak terhidrogenasi
Minyak terhidrogenasi yang biasa digunakan untuk mengawetkan makanan olahan akan terjebak di dalam perut dalam waktu lama. Minyak ini cenderung mengubah struktur dan integritas membran sel dalam tubuh manusia, dan mengarah ke penyakit kanker.

17. Alkohol
Alkohol dipercaya sebagai sumber masalah kesehatan dalam tubuh manusia, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan. Saat ini, alkohol adalah penyebab kedua pemicu kanker setelah tembakau. Sebuah studi di Amerika mengungkapkan bahwa dari 200 ribu wanita yang minum satu gelas alkohol per hari mengalami peningkatan hampir 30 persen kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak minum sama sekali.

Demikianlah pembahasan singkat tentang Jenis Makanan dan Minuman Pemicu Kanker yang perlu anda ketahui dan membantu anda untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Terimakasih telah berpartisipasi membaca artikel ini, semoga bermanfaat..