Jenis Kanker yang Paling Banyak Terjadi di Indonesia dan Cara Mencegahnya

Posted on

Jenis Kanker yang Paling Banyak Terjadi di Indonesia –¬†Hingga saat ini, kanker masih saja menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian utama di dunia. Indonesia juga termasuk salah satu negara dengan penderita penyakit kanker cukup tinggi, bahkan kasusnya meningkat setiap tahunnya. Dengan semakin meningkatnya kasus kanker di Indonesia, kita harus peduli dengan diri sendiri agar tidak terjangkit penyakit mematikan ini.

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan adanya pertumbuhan sel secara tidak terkendali dalam tubuh, bahkan sel kanker juga memiliki kemampuan untuk menyusup dan merusak sel-sel sehat dalam tubuh.

Pada umumnya, gejala penyakit kanker tidak disadari oleh penderitanya sehingga banyak penderita kanker tidak menyadari adanya kanker yang berkembang dalam tubuhnya dan tidak segera memeriksakan ke dokter. Karena itu sering penderita kanker menyadari ketika kanker sudah dalam stadium lanjut.

Berikut ini adalah jenis penyakit kanker yang sering terjadi di Indonesia. Ketahui gejala dan cara mencegahnya agar kita terhindar dari penyakit mematikan ini.

Jenis Kanker Sering Terjadi di Indonesia

Ada lebih dari 100 jenis kanker yang dapat menyerang tubuh dengan berbagai penyebabnya seperti dari radiasi, bahan kimia, hingga virus. Namun, penyebab utamanya tetap sama, yaitu akibat adanya pertumbuhan abnormal dalam tubuh yang terus berkembang sehingga timbul kanker. Kanker adalah jenis penyakit yang sulit untuk disembuhkan bahkan dengan diagnosis sejak dini serta ditanggulangi dengan perawatan mutakhir, kanker masih memiliki kekuatan untuk membunuh. Berikut ini jenis kanker yang sering terjadi di Indonesia, antara lain:

Kanker Paru-Paru
Kanker paru-paru terbentuk ketika sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh dengan sangat cepat sehingga menyebabkan terbentunya tumor. Kanker paru-paru menyebabkan ketidak fungsian organ dalam tubuh sehingga menyebabkan kualitas hidup yang buruk. Menurut WHO, kanker paru-paru adalah penyebab umum kematian akibat kanker.

Salah satu penyebab utama tingginya kasus kematian akibat kanker paru-paru disebabkan sulitnya diagnosis kanker pary-paru. Berdasarkan sebuah survei, dari 40% penderita dapat didiagnosis setelah sel jaringan kanker telah berkembang, dan dari 1/3 diagnosisnya telah mencapai stadium 3.

Kanker paru-paru bisa menyerang pria maupun wanita dengan faktor resiko tertinggi disebabkan karena rokok. Baik perokok aktif maupun peroko pasif bisa mengalami kanker paru-paru.

Kanker Payudara
Kanker payudara adalah jenis tumor ganas yang terbentuk di jaringan payudara. Tumor ganas tersebut adalah kumpulan sel kanker yang berkembang secara cepat ke jaringan disekitarnya atau menyebar ke bagian tubuh yang lebih jauh. Sel kanker payudara dapat terbentuk di jaringan jaringan lemak di dalam payudara, kelenjar susu (lobulus), ataupun di saluran susu (duktus).

Umumnya, penyakit kanker payudara dialami oleh wanita, meskipun kecil kemungkinan dapat terjadi juga pada pria. Gejala utama kanker payudara seperti adanya benjolan yang terasa berbeda dari jaringan sekitar payudara, disertai rasa sakit atau nyeri, hingga keluarnya cairan abnormal dari dada.

Kanker Kolorektal
Kanker kolorektal adalah jenis kanker yang tumbuh di usus besar (kolon) atau bagian paling bawah dari usus besar yang terhubung ke anus (rektum), sehingga kanker ini sering juga disebut dengan kanker kolong atau kanker rektum tergantung dari lokasi tumbuhnya kanker.

Gejala kanker kolorektal tergantung pada ukuran dan lokasinya. Namun, sebagian gejala umum yang terjadi seperti adanya perubahan pada kebiasaan buang air besar, perubahan konsistensi tinja, adanya darah pada tinja dan perut tidak nyaman.

Biasanya kanker ini diawali dengan tumbuhnya polip yang terbentuk pada bagian dalam usus besar atau rektum. Beberapa polip yang berkembang dalam usus besar dapat menjadi kanker dan cara mencegahnya adalah dengan menghilangkan polip tersebut.

Kanker Hati
Kanker hati adalah jenis kanker yang bermula dari organ hati dan bisa juga menyebar ke organ lain dalam tubuh. Hal ini akan terjadi ketika sel-sel dalam hati bermutasi dan membentuk tumor. Jenis kanker hati yang paling umum terjadi adalah karsinoma hepatoselular, yang sering terjadi pada orang dengan penyakit hati kronis, seperti sirosis, yang disebabkan oleh infeksi hepatitis B atau hepatitis C.

Kanker Serviks
Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi karena adanya sel-sel di leher rahim atau serviks yang tidak normal dan terus berkembang tidak terkendali. Perkembangan sel-sel yang begitu cepatnya dapat mengakibatkan tumor pada serviks, dan tumor yang ganas nantinya akan berkembang menjadi kanker serviks.

Pada umumnya, kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) yang bisa ditularkan saat melakukan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi. Kanker serviksd dapat disembuhkan jika ditangani sejak dini. Selain itu, ada beberapa metode yang digunakan untuk mengendalikan perkembangan sel kanker serviks untuk mengurangi jumlah kasus kanker serviks.

Tips Mencegah Kanker

Umumnya, kanker terjadi akibat gaya hidup, faktor genetik, dan paparan karsinogen. Namun gaya hidup buruklah yang menjadi faktor tertinggi penyebab munculnya kanker. Sedangkan menurut penelitian, terdapat faktor penyebab yang meningkatkan resiko terjadinya kanker seperti merokok, obesitas, sering konsumsi makanan di panggang atau dibakar, dan kurang konsumsi buah sayur. Untuk itu, inilah tips sederhana untuk mencegah perkembangan sel kanker dalam tubuh, seperti:

  • Kurangi konsumsi junk food
  • Berhenti merokok
  • Lakukan imunisasi
  • Ubah gaya hidup dengan pola hidup yang lebih sehat
  • Jaga berat badan agar tetap stabil dan aktif secara fisik
  • Rutin melakukan pemeriksaan medis sesuai anjuran dokter
  • Hindari beberapa resiko ketika melakukan hubungan seksual
  • Tidak berbagi jarum suntik dan sejenisnya
  • Cukupi kebutuhan vitamin D
  • Konsumsi makanan mengandung magnesium
  • Konsumsi makanan tinggi zinc
  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah organik
  • Perbanyak konsumsi makanan berpigmen orange seperti jeruk, mangga, tomat, pepaya, dan wortel.

Selain dengan melakukan pencegahan diatas, anda juga perlu melakukan pemeriksaan skrining sebagai upaya untuk mendeteksi sel kanker sejak dini.

Itulah penjelasan tentang Jenis Kanker yang Paling Banyak Terjadi di Indonesia . Semoga informasi yang diberikan oleh BukuMedis bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah kesehatan. Terimakasih semoga bermanfaat.