Kanker Paru-Paru : Jenis, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, Pengobatan dan Pencegahan Kanker Paru-Paru

Posted on

Kanker Paru-Paru – Kanker paru-paru merupakan penyakit dengan ciri khas adanya pertumbuhan sel yang tidak terkontrol pada jaringan paru-paru.

Kanker paru-paru yaitu kondisi ketika sel-sel jaringan di paru-paru tumbuh dengan sangat cepat dan menyebabkan terbentuknya tumor.

Menurut WHO, kanker paru-paru merupakan penyebab kematian akibat kanker yang paling umum terjadi. Berdasarkan data WHO, kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang laki-laki Indonesia.

Jenis Kanker Paru-Paru

Berdasarkan jenis selnya, ada dua jenis kanker paru-paru primer yaitu kanker paru-paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC) dan kanker paru-paru non-sel kecil (non-small-cell lung cancer/NSCLC).

Kanker paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC). Kondisi ini berarti bahwa sel-sel kanker terlihat kecil di bawah mikroskop. Kondisi ini sangat jarang terjadi, sekitar 1 dari 8 orang dengan kanker paru-paru memiliki kanker sel kecil. Jenis kanker paru-paru ini bisa tumbuh dan berkembang dengan cepat.

Kanker paru non-sel kecil (non-small-cell lung cancer/NSCLC). Kondisi ini berarti sel-sel kanker lebih besar daripada kanker paru-paru sel kecil. Lebih banyak orang memiliki jenis kanker paru-paru ini yaitu sekitar 7 dari 8. Kondisi ini tidak berkembang secepat kanker paru-paru sel kecil, sehingga pengobatan untuk jenis kanker ini berbeda.

Tanda dan Gejala Kanker Paru-Paru

Secara umum, ciri atau gejala kanker paru-paru diantaranya yaitu:

  • Ketidaknyamanan atau nyeri pada dada.
  • Batuk yang tidak hilang atau semakin memburuk dari waktu ke waktu.
  • Masalah pernapasan.
  • Mengi.
  • Darah dalam dahak (lendir batuk dari paru-paru).
  • Suara serak.
  • Masalah dalam menelan.
  • Kehilangan selera makan.
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan yang diketahui.
  • Merasa sangat lelah.
  • Peradangan atau sumbatan di paru-paru.
  • Pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening dalam dada di daerah paru-paru.

Keparahan gejala yang ditimbulkan berbeda. Selain itu, beberapa penderita mungkin tidak merasakan gejala. Kanker paru-paru juga dapat menimbulkan komplikasi seperti sesak napas, batuk berdarah, nyeri, efusi pleura dan metastasis (kanker menyebar ke bagian lain tubuh).

Apabila gejala-gejala tersebut muncul, maka segera periksa dan konsultasikan ke dokter.

Penyebab Kanker Paru-Paru

Kanker paru bisa berkembang karena racun yang masuk ke dalam paru-paru secara sengaja atau tidak. Penyebab kanker paru-paru yang paling umum yaitu merokok, penggunaan pipa cangklong, atau cerutu. Risiko kanker paru akibat merokok akan terus meningkat selama orang tersebut masih merokok. Untungnya, risiko kanker ini bisa diturunkan dengan berhenti merokok.

Faktor Risiko Kanker Paru-Paru

Berikut ini beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru diantaranya yaitu:

  • Pernah merokok atau sedang merokok.
  • Perokok pasif.
  • Memiliki anggota keluarga dengan kanker paru-paru.
  • Melakukan terapi radio untuk kondisi lain.
  • Kontak dengan racun seperti asbes, kromium, nikel, arsenik, jelaga atau tar.
  • Terkena paparan radon.
  • Hidup di lingkungan yang tercemar.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh dari genetik yang lemah atau akibat human immunodeficiency virus (HIV).
  • Menggunakan suplemen beta karoten dan menjadi perokok berat.

Pengobatan Kanker Paru-Paru

Pengobatan kanker paru-paru yang dilakukan tergantung pada jenis dan stadium kanker paru-paru serta seberapa jauh kanker tersebut telah menyebar.

Penderita kanker paru non-sel kecil bisa diobati dengan pembedahan, kemoterapi, terapi radiasi, terapi target, atau kombinasi dari perawatan tersebut. Penderita kanker paru-paru sel kecil biasanya diobati dengan cara terapi radiasi dan kemoterapi.

Operasi, yaitu untuk mengangkat jaringan kanker.
Kemoterapi, yaitu menggunakan obat-obatan khusus untuk mengecilkan atau membunuh kanker. Obat-obatan bisa berupa pil yang dapat diminum atau obat-obatan yang diberikan dalam pembuluh darah atau terkadang keduanya.
Terapi radiasi, yaitu menggunakan sinar berenergi tinggi (mirip dengan sinar X) untuk membunuh kanker.
Terapi target, yaitu menggunakan obat untuk memblokir pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Obat-obatan bisa berupa pil atau obat yang diberikan dalam pembuluh darah.

Pencegahan Kanker Paru-Paru

Berikut ini beberapa cara mencegah kanker paru-paru yang bisa dilakukan diantaranya:

  • Jangan merokok dan hindari menjadi perokok pasif.
  • Pilihan menu makanan yang sehat.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Jangan minum alkohol.
  • Hindari paparan polusi atau sejenisnya.

Demikian penjelasan tentang “Kanker Paru-Paru : Jenis, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, Pengobatan dan Pencegahan Kanker Paru-Paru“, semoga bermanfaat.