Osteomielitis : Jenis, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Cara Mengobati Osteomielitis

Posted on

Penyakit Osteomielitis – Osteomielitis merupakan infeksi bakteri pada tulang, sumsum tulang, dan jaringan lunak di sekitar tulang. Bakteri tersebut masuk ke tulang melalui aliran darah setelah patah tulang, bisul, atau rusaknya kulit, infeksi telinga bagian tengah, pneumonia, atau infeksi lainnya. Osteomielitis terjadi dengan cepat dan sangat terasa sakit, atau bisa terjadi secara perlahan dan menyebabkan sedikit rasa sakit.

Osteomielitis adalah infeksi tulang yang disebabkan oleh mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh lewat luka atau penyebaran infeksi lewat darah. Osteomielitis lebih sering diderita oleh anak-anak dan umumnya ditandai dengan demam, malaise, dan rasa nyeri pada bagian yang terserang.

Jenis-Jenis Osteomielitis

Berdasarkan cara infeksinya, osteomielitis dibagi menjadi 2 (dua) jenis, diantaranya yaitu:

Osteomielitis hematogen
Pada osteomielitis hematogen, infeksi tulang terjadi sebagai akibat dari infeksi pada bagian tubuh lain yang disebarkan melalui darah. Penderita osteomielitis hematogen ini biasanya mengalami demam, menggigil, infeksi saluran napas, infeksi saluran kemih, dan infeksi pada telinga atau kulit.

Osteomielitis eksogen
Pada osteomielitis eksogen, infeksi tulang disebabkan oleh serangan mikroorganisme, seperti bakteri, virus, dan jamur, yang masuk ke dalam tubuh melalui luka. Osteomielisis eksogen ini ditandai dengan rasa nyeri dan radang pada bagian yang terserang, demam, juga pembesaran kelenjar getah bening.

Tanda dan Gejala Osteomielitis

Tanda dan gejala osteomielitis, diantaranya yaitu:

  • Demam tinggi.
  • Nyeri pada tulang.
  • Daerah sekitar tulang dan sendi mengalami bengkak, merah dan menggigil.
  • Merasa tidak nyaman dan khawatir.
  • Mual.
  • Berkeringat.
  • Panas dingin.
  • Kekakuan sendi yang permanen atau abses yang berkepanjangan walau tulang sudah sembuh.

Jika gejala-gejala tersebut muncul maka segera periksakan ke dokter.

Penyebab Osteomielitis

Osteomielitis sering kali disebabkan karena bakteri, tapi terkadang juga disebabkan oleh jamur atau jenis bakteri lain. Infeksi bakteri bisa disebabkan karena beberapa hal berikut ini, diantaranya yaitu:

  • Bakteri atau virus yang menyebar melalui dari kulit, otot, atau ligamen yang terinfeksi yang letaknya berdekatan dengan tulang. Kondisi ini dapat terjadi jika memiliki dermatitis.
  • Infeksi dari bagian tubuh lain dan menyebar melalui aliran darah.
  • Infeksi bisa terjadi setelah operasi tulang. Kondisi ini mungkin terjadi jika operasi dilakukan setelah cedera terjadi, jika potongan logam dipasang ke dalam tulang.
  • Pada anak-anak, tulang panjang pada lengan atau kaki bisa dengan mudah mengalami osteomielitis. Sedangkan orang dewasa, tulang metatarsal, tulang belakang, dan pinggul (pelvis) bisa dengan mudah mengalami osteomielitis.

Faktor Risiko Osteomielitis

Berikut ini beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena osteomielitis diantaranya yaitu:

  • Mengalami cedera atau baru saja menjalani operasi tulang.
  • Gangguan sirkulasi darah.
  • Masalah pada kateter atau pembuluh darah.
  • Diabetes.
  • Menggunakan ginjal buatan.
  • Injeksi obat.

Cara Mendiagnosis dan Pengobatan Osteomielitis

Untuk dapat mendiagnosis osteomielitis maka dokter akan melakukan beberapa tes diantaranya kultur darah, biopsi tulang, scan tulang, rontgen, jumlah darah keseluruhan (CBC), tes protein C-reaktif (CRP), tes tingkat sedimentasi eritrosit (ESR), tes MRI pada tulang serta menekan dan menarik daerah yang terkena dampak infeksi tulang.

Pengobatan yang dapan dilakukan pada penderita osteomielitis yaitu menggunakan antibiotik untuk membunuh bakteri atau bisa juga dengan melakukan operasi untuk mengangkat jaringan tulang yang mati lalu menggabungkan tulang yang ada tau menggantinya dengan tulang buatan.

Itulah penjelasan tentang “Osteomielitis : Jenis, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Cara Mengobati Osteomielitis“, semoga bermanfaat.