Penyakit Amnesia : Jenis, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Cara Mengobati Amnesia (Hilang Ingatan)

Posted on

Amnesia (Hilang Ingatan) – Amnesia adalah kondisi terganggunya daya ingat. Amnesia dikenal juga dengan sindrom amnesi, yaitu kondisi yang menyebabkan kehilangan memori meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta dan pengalaman personal.

Ada banyak kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala. Amnesia bisa hanya sementara tapi bisa juga bisa menjadi permanen.

Jenis-Jenis Amnesia

Berikut ini macam macam jenis amnesia diantaranya yaitu:

Retrograde amnesia, yaitu jenis amnesia yang terjadi apabila pasien kehilangan memori yang baru terbentuk juga kenangan masa kecil. Efeknya biasanya bertahap. Beberapa kondisi kesehatan bisa menyebabkan retrograde amnesia, contohnya seperti demensia.

Anterograde amnesia, yaitu amnesia yang terjadi apabila pasien tidak bisa membentuk memori baru. Efek ini biasanya hanya sementara, tapi bisa juga menjadi permanen. Konsumsi alkohol yang berlebih bisa membuat pasien pingsan dan menyebabkan anterograde amnesia. Kemungkinan lainnya yaitu terjadi kerusakan pada hippocampus, bagian otak yang berperan dalam membuat memori.

Transient global amnesia (TGA), yaitu amnesia yang terjadi apabila pasien mengalami kehilangan ingatan sebelum kejadian traumatis, menyebabkan kebingungan dan agitasi. Penyebab amnesia ini masih belum diketahui dengan jelas. Namun beberapa ahli mengatakan bahwa aktivitas seperti kejang atau penyumbatan pembuluh darah sementara bisa menjadi kemungkinan penyebab terjadinya kondisi ini. Jenis amnesia ini bisa terjadi pada orang dewasa paruh baya hingga lansia.

Tanda dan Gejala Amnesia

Gejala utama amnesia yaitu kehilangan ingatan atau ketidakmampuan untuk membuat memori baru. Penyakit amnesia ini biasanya tidak mengganggu keterampilan kognitif dan motorik berarti penderita amnesia masih bisa mengingat cara berjalan dan berbicara dalam bahasa yang dikuasai.

Amnesia berbeda dengan dementia. Amnesia mempengaruhi kehilangan ingatan tapi tidak mengganggu bagian kognitif. Hal ini berarti penderita masih dapat mengingat siapa dirinya, juga tahun dan waktu. Gejala lainnya meliputi memori yang salah, kebingungan, atau disorientasi.

Jika muncul gejala seperti mengalami kehilangan memori tanpa alasan yang jelas, cedera kepala, kebingungan atau disorientasi dan juga tidak dapat mengenali lokasi maka segera periksakan ke dokter.

Penyebab Amnesia

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan amnesia diantaranya yaitu:

  • Penyalahgunaan alkohol.
  • Stres traumatis.
  • Kerusakan otak, akibat trauma atau penyakit atau penggunaan obat-obatan (biasanya yang bersifat sedatif).
  • Faktor psikologis, seperti mekanisme pertahanan ego.
  • Stroke.
  • Encephalitis, yaitu peradangan otak yang dapat disebabkan oleh infeksi seperti herpes simplex virus.
  • Paraneoplastic limbic encephalitis, yaitu peradangan pada otak yang disebabkan reaksi autoimun terhadap kanker.
  • Anoxia, yaitu kurangnya oksigen di otak yang disebabkan oleh kondisi seperti serangan jantung, kesulitan pernapasan, atau keracunan karbon monoksida.
  • Tumor pada area otak yang mengendalikan memori seperti hippocampus.
  • Penyakit kemunduran otak, seperti Alzheimer dan bentuk lain dari dementia.
  • Kejang-kejang.
  • Obat-obatan tertentu, seperti benzodiazepines untuk menangani kegelisahan dan gangguan tidur.

Faktor Risiko Amnesia

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko mengalami amnesia, diantaranya yaitu:

  • Operasi otak.
  • Cedera kepala atau trauma.
  • Stroke.
  • Penyalahgunaan alkohol.
  • Kejadian traumatis atau stress.
  • Kejang-kejang.

Cara Mendiagnosis dan Cara Mengobati Amnesia

Untuk dapat mendiagnosis amnesia, maka dokter akan melihat riwayat medis pasien, melakukan pemeriksaan fisik, tes kognitif dan juga tes diagnostik berupa magnetic resonance imaging (MRI) dan computerized tomography (CT) .

Penanganan atau pengobatan khusus amnesia yang dapat dilakukan diantaranya \:

  • Bekerjasama dengan terapis untuk melatih memori, biasanya ahli terapis akan menggunakan foto, bau-bauan, dan musik yang familiar untuk memicu ingatan pasien.
  • Jika pasien memiliki sindrom Wernicke-Korsakoff, maka pengobatan biasanya meliputi penggantian vitamin dan pemberian nutrisi yang cukup.
  • Pasien bisa menggunakan aplikasi tertentu pada komputer, handphone atau tablet untuk mengingat tanggal-tanggal penting atau untuk meminum obat, bisa juga dengan menuliskan daftar aktivitas sehari-hari.

Demikian pembahasan tentang “Penyakit Amnesia : Jenis, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Cara Mengobati Amnesia (Hilang Ingatan)“, semoga bermanfaat