Gagal Jantung : Jenis, Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegah Gagal Jantung

Posted on

Gagal Jantung – Gagal jantung adalah kondisi kronis ketika jantung tidak memompa darah sebagaimana mestinya. Gagal jantung dapat terjadi jika jantung tidak dapat memompa (sistolik) atau mengisi (diastolik) secara memadai.

Gagal jantung atau dalam istilah medis disebut Heart Failure merupakan suatu keadaan yang terjadi saat jantung gagal memompakan darah dalam jumlah yang memadai untuk mencukupi kebutuhan metabolisme (supply unequal with demand), atau jantung bisa bekerja dengan baik hanya jika tekanan pengisian (ventricular filling) dinaikkan. Gagal jantung juga merupakan suatu keadaan akhir (end stage) dari setiap penyakit jantung, termasuk aterosklerosis pada arteri koroner, infark miokardium, kelainan katup jantung, maupun kelainan kongenital.

Gagal jantung adalah kondisi medis yang bila dibiarkan tak terawat akan menyebabkan kematian dalam beberapa menit. Perawatan pertama utama untuk gagal jantung adalah cardiopulmonary resuscitation. Gagal jantung dapat akut, misalnya setelah serangan jantung atau dapat juga terjadi secara perlahan-lahan.

Jenis Gagal Jantung

Terdapat 4 (empat) jenis gagal jantung, di antaranya yaitu:

  • Gagal jantung sebelah kiri, yaitu kondisi dimana ventrikel kiri jantung tidak dapat memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh menyebabkan tubuh kekurangan darah yang mengandung oksigen.
  • Gagal jantung sebelah kanan, yaitu kondisi dimana terjadi kerusakan pada ventrikel kanan jantung yang menyebabkan proses pengambilan oksigen di dalam paru-paru oleh darah tidak berjalan dengan baik).
  • Gagal jantung sistolik, yaitu kondisi dimana otot jantung tidak dapat berkontraksi dengan baik sehingga proses penyaluran darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh menjadi terganggu.
  • Gagal jantung diastolik, yaitu kondisi dimana jantung sulit terisi darah akibat kekakuan pada otot organ tersebut.

Tanda dan Gejala Gagal Jantung

Gejala umum gagal jantung diantaranya yaitu:

  • Sesak napas selama beraktivitas atau istirahat
  • Kelelahan yang ekstrem
  • Pembengkakan kaki, pergelangan kaki, perut, atau daerah punggung bawah
  • Ketidakmampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari
  • Batuk di malam hari
  • Kebingungan atau gelisah
  • Dehidrasi
  • Sakit dada
  • Denyut jantung cepat (lebih dari 120/menit saat istirahat)

Penyebab Gagal Jantung

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan gagal jantung dan sebagian besar disebabkan karena penyakit lain, berikut penyebab umum gagal jantung diantaranya yaitu:

  • Diabetes
  • Obesitas
  • Merokok
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Depresi
  • Gangguan tidur
  • Alkohol atau penggunaan obat
  • Beberapa pengobatan kanker

Selain itu, ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko gagal jantung diantaranya yaitu penyakit jantung koroner; hipertensi (tekanan darah tinggi); diabetes; merokok; mengkonsumsi makanan yang kaya lemak, kolesterol dan sodium; serta obesitas.

Cara Mendiagnosis Gagal Jantung

Untuk dapat mendiagnosis gagal jantung, maka dokter akan melakukan pemeriksaan riwayat medis dan beberapa tes diantaranya ekokardiogram, elektrokardiogram, rontgen dada, tes darah dan lain sebagainya.

Pengobatan Gagal Ginjal

Hingga saat ini, tidak ada obat permanen untuk gagal jantung. Pada sebagian besar kasusnya, gagal jantung merupakan kondisi seumur hidup yang tidak dapat sembuh sepenuhnya.

Pengobatan yang bisa dilakukan pada gagal jantung hanya bisa mengontrol gejala dan membantu orang tetap hidup dan aktif. Biasanya untuk membantu pasien mengontrol tekanan darah dan membantu aksi pemompaan jantung, dokter mungkin meresepkan obat seperti enzim angiotensin-converting inhibitor, angiotensin II receptor blockers, beta blockers, pil diuretik, antagonis aldosteron, dan inotropik.

Selain obat, jalan akhir yang ditempuh untuk mengobati gagal jantung yaitu transplantasi jantung, tapi ini jarang dilakukan.

Pencegahan Gagal Ginjal

Adapun hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah gagal jantung, diantaranya yaitu:

  • Mengkonsumsi makanan sehat dan membatasi asupan garam, lemak, dan gula. Contoh makanan sehat seperti buah dan sayur, makanan berprotein tinggi (misalnya ikan, daging, atau kacang), makanan yang mengandung zat tepung (misalnya beras, kentang, atau roti), dan makanan yang terbuat dari bahan susu atau bahan olahan susu.
  • Menjaga berat badan dengan berolahraga secara rutin.
  • Berhenti merokok dan membatasi konsumsi minuman beralkohol.
  • Menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah pada batas sehat.

Demikian pembahasan tentang “Gagal Jantung : Jenis, Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegah Gagal Jantung“, semoga bermanfaat