Hati-hatilah Anda, Ibu Rumah Tangga Lebih Rentan Terkena Diabetes Tipe 2

Posted on

Ibu Rumah Tangga Lebih Rentan Terkena Diabetes Tipe 2 – Pekerjaan seorang ibu rumah tangga sering kali di anggap sepele oleh beberapa orang yang lebih memilih mementingkan karir daripada harus duduk diam dirumah dan tidak bekerja layaknya seorang suami atau wanita karir. Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti bisa hidup santai didalam rumah tanpa melakukan kegiatan , tugas ibu rumah tangga lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang bekerja di luar rumah. Seorang ibu rumah tangga harus gesit untuk melakukan berbagai macam pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Namun sayangnya, pakar kesehatan yang merupakan salah satu tim ahli program PDCI, DR. dr. Em Yunir, Sp.PD-KEMD , menyebutkan sebagian besar perempuan Indonesia tidak bekerja / ibu rumah tangga yang berisiko mengidap Diabetes tipe 2.

Yaitu “Wanita yang berada di rumah setiap hari, aktivitas fisiknya relatif tidak sebanyak seperti pria yang bekerja diluar rumah,” ujarnya di sela-sela acara Partnership in Diabetes Control di Indonesia (PDCI) di Hotel Icon, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/7/2016).

Pada wanita juga, ada kecenderungan faktor hormonal yang mempengaruhi risiko Diabetes.

“Hormonal itu ketika wanita menopause, produksi estrogen yang bersifat melindungi pembuluh darah dalam tubuh berkurang sehingga masalah kesehatan seperti Diabetes dan Hipertensi dapat terjadi,”.

Untuk pencegahan Diabetes tersebut, Yunir menyarankan, supaya wanita khususnya ibu rumah tangga lebih sering melakukan aktivitas fisik atau mencari kegiatan yang membuat tubuh lebih banyak bergerak.

Menurut penelitian pada Annals of Internal Medicine, antara tahun 1971 dan 2000, angka kematian penderita diabetes pada pria menurun. Namun, angka kematian pada wanita penderita diabetes tidak menunjukkan adanya tanda perbaikan.

Penyebab beberapa kemungkinan diabetes pada pria dan wanita mengalami perbedaan salah satunya karena perbedaan gender, penyebab lainnya antara lain:

  1. Wanita lebih sering menerima pengobatan yang kurang agresif untuk faktor kardiovaskular dan kondisi lain yang berkaitan dengan diabetes.
  2. Kompilkasi diabetes yang terjadi pada wanita lebih sulit untuk dilakukan diagnosis.
  3. Wanita lebih besar kemungkinan memiliki penyakit jantung dibandingkan dengan pria.
  4. Perbedaan respon hormin dan peradangan wnaita dengan pria.

Diabetes Tipe 2

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak mampu memproduksi insulin. Biasanya diabetes ditandai dengan naiknya kadar gula darah dalam tubuh secara tidak normal. Sedangkan Diabetes Tipe 2 adalah tipe diabetes yang disebabkan karena tubuh tidak efektif menggunakan insulin atau kekurangan insulin yang relatif dibandingkan dengan kadar gula darah.

Jika tubuh kekurangan insulin yang relatif, maka kadar gula darah meningkat akibat asupan berlebihan yang mengakibatkan kadar insulin tampak berkurtang atau muncul resistensi terhadap sel-sel tubuh, kadar gula (glukosa) darah akan meningkat secara drastis. Hal tersebutlah yang akan menyebabkan munculnya penyakut diabetes (Diabetes Melitus).

Diabetes Tipe 2 biasanya terjadi pada orang yang memiliki kelebihan berat badan, kurangnya gerak fisik, dan pola hidup yang tidak aktif.

Gejala Diabetes Tipe 2

Gejala yang dialami oleh penderita diabetes tipe 2 merupakan gejala klasik yaitu gejala yang sering juga dialami oleh penderita diabetes, yaitu:

  1. Sering buang air kecil ketika malam hari
  2. Sering merasa haus
  3. Nafsu makan bertambah
  4. Sering merasa kelelahan
  5. Berkurangkan tenaga massa otot
  6. Sering mengalami infeksi dan luka lebih lama sembuh atau kering
  7. Pandangan menjadi kabur

Semoga informasi yang diberikan bermanfaat.