Osteoporosis : Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan Osteoporosis (Pengeroposan Tulang)

Posted on

Osteoporosis (Pengeroposan Tulang) – Osteoporosis adalah kondisi dimana tulang menjadi lemah dan rapuh. Tubuh terus-menerus menyerap dan menggantikan jaringan tulang. Pada osteoporosis, kecepatan pembentukan tulang baru lebih lambat daripada pembuangan jaringan tulang lama.

Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah penipisan dan hilangnya densitas tulang atau massa tulang yang berkelanjutan yang membuat tulang menjadi lebih keropos, rapuh, dan mudah patah akibat trauma kecil.

Penurunan tinggi badan dan nyeri punggung sering terjadi. Wanita lebih berisiko osteoporosis setelah masa menstruasinya berakhir (menopause). Patah tulang akibat osteoporosis lebih sering terjadi pada panggul, pergelangan tangan atau tulang belakang, akan tetapi semua tulang bisa terkena. Beberapa tulang yang sudah rusak tidak dapat sembuh, khususnya tulang panggul.

Osteoporosis merupakan penyakit yang sering tidak terdeteksi dan tidak diketahui hingga tulang patah. Banyak orang berpikir bahwa osteoporosis terjadi secara alami dan tidak dapat dihindari karena bagian dari penuaan. Meski begitu, ahli medis menyakini osteoporosis dapat dicegah. Terlebih lagi, orang yang sudah menderita osteoporosis dapat melakukan pencegahan atau memperlambat perkembangan penyakit dan menurunkan risiko akan patah tulang berikutnya.

Tanda-Tanda dan Gejala Osteoporosis

Pada awalnya penyakit osteoporosis ini tidak memiliki gejala , tapi seiring waktu akan muncul nyeri punggung bawah dan nyeri leher, postur bungkyk dan penurunan tinggi badan secara bertahap.

Pada kasus lain, tanda awal patah tulang iga, pergelangan tangan atau panggul. Tulang belakang bisa patah menjadi lebih rata terkompresi dan patah. Patah tulang panggul bisa menyebabkan cacat terparah.

Jika gejala atau tanda tersebut muncul, maka segera konsultasikan ke dokter.

Penyebab Osteoporosis

Pembentukan tulang normal memerlukan mineral kalsium dan fosfat. Apabila tubuh kekurangan kalsium dari makanan, produksi tulang dan jaringan tulang bisa terganggu.

Penyebab utama osteoporosis yaitu penuaan yang menyebabkan penurunan estrogen pada wanita saat menopause dan penurunan hormon testosteron pada laki-laki.

Kemungkinan anda menderita osteoporosis tergantung pada banyak massa tulang yang dicapai saat masih muda. Semakin tinggi massa tulang puncak anda, semakin banyak tulang yang anda simpan dan semakin sedikit kemungkinan anda menderita osteoporosis saat penuaan.

Penyebab osteoporosis yang lainnya seperti faktor genetik, menopouse, selain itu makan diet rendah kalsium dan vitamin, kurang olahraga, merokok, banyak aktivitas, anireksia nervosa, dan konsumsi alkohol juga meningkatkan risiko osteoporosis.

Pengobatan dan Pencegahan Osteoporosis

Pengobatan osteoporosis yang dapat dilakukan dirumah diantaranya yaitu lakukan kontrol sesuai anjuran untuk memonitor perkembangan gejala dan kondisi kesehatan; mengkonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter; melakukan diet kaya kalsium dan vitamin D; jangan merokok; hindari alkohol berlebihan; hindari jatuh serta lakukan olahraga secara teratur karena olahraga ini tidak hanya meningkatkan kesehatan tulang, namun juga meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan otot, dan meningkatkan kesehatan.

Itulah penjelasan tentang “Osteoporosis : Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan Osteoporosis (Pengeroposan Tulang)“, semoga bermanfaat.