Kanker Prostat : Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Pengobatan Kanker Prostat

Posted on

Kanker Prostat – Kanker prostat merupakan penyakit kanker yang berkembang di prostat, yaitu kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini bisa menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan lymph node. Kanker prostat bisa menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi dan gejala lainnya.

Kanker prostat adalah pertumbuhan berlebih sel abnormal di kelenjar prostat. Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang sering terjadi pada laki-laki. Kanker prostat biasanya tumbuh lambat, apabila kanker terdeteksi dini (saat kanker masih terbatas di kelenjar prostat) keberhasilan pengobatan akan lebih tinggi.

Tanda dan Gejala Kanker Prostat

Biasanya kanker prostat tidak memiliki gejala pada stadium awal. Kemudian, pada kanker prostat stadium lanjut akan muncul beberapa gejala seperti:

  • Sulit berkemih.
  • Penurunan aliran urine.
  • Darah pada semen.
  • Sering buang air kecil.

Selain itu, jika kanker sudah menyebar ke organ lain seperti tulang (pelvis, iga atau tulang belakang) dan ginjal, maka penderita akan sering merasa nyeri di punggung bawah dan pelvis, tulang akan rapuh dan mudah patah. Kanker prostat bisa menyebar ke otak, menyebabkan kejang, bingung, sakit kepala, depresi atau gejala neurologi lainnya.

Mungkin masih ada gejala yang tidak disebutkan, jika muncul tanda atau gejala tersebut maka segera konsultasikan ke dokter.

Penyebab Kanker Prostat

Sel prostat diproduksi berlebihan dan membentuk tumor, tumor tersebut menginvasi jaringan sekitar dan terus berkembang menjadi kanker. Hingga saat ini penyebab kanker masih belum jelas.

Walaupun begitu, dokter mengetahui kanker prostat diawali saat sel prostat tidak normal. Mutasi DNA sel abnormal menyebabkan pertumbuhan sel dan membelah menjadi banyak dengan cepat dibanding sel normal.

Faktor Risiko Kanker Prostat

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat diantaranya yaitu:

  • Usia: risiko meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Riwayat keluarga menderita kanker prostat.
  • Obesitas.

Cara Mendiagnosis dan Pengobatan Kanker Prostat

Untuk dapat mendiagnosis kanker prostat, dokter akan melakukan biopsi, selain itu metode lain yang digunakan yaitu CT scan, magnetic resonance imaging (MRI) dan pemeriksaan darah untuk mengukur kadar PSA.

Pengobatan kanker prostat ini dapat dilakukan dengan cara terapi tapi tergantung pertumbuhan tumor dan kondisi kesehatan pasien. Jika tumor belum menyebar dari prostat, terapi yang biasa dilakukan yaitu pembedahan (prostatektomi) atau radioterapi. Jika pasien berusia tua dan tidak bisa menjalankan terapi tersebut, dokter akan memonitor perubahan kanker dengan pemeriksaan PSA atau biopsi.

Jika tumor sudah menyebar, dokter akan memberikan terapi hormonal. Selain itu, jika kanker sudah menyebar ke organ lain, tapi metode di atas tidak efektif, dokter akan menganjurkan untuk melakukan radioterapi. Radioterapi bisa dilakukan dalam bentuk radiasi eksternal atau implan radioaktif.

Setelah terapi kanker prostat, Pasien butuh pemeriksaan darah secara periodik untuk memonitor adanya kekambuhan.

Demikian artikel tentang “Kanker Prostat : Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Pengobatan Kanker Prostat“, semoga bermanfaat.