Miom : Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Cara Mengobati Miom

Posted on

Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Cara Mengobati Miom – Miom atau Uterine fibroid merupakan benjolan atau tumor jinak yang tumbuh di rahim. Miom atau fibroid uterus bisa tumbuh di dinding rahim bagian dalam maupun bagian luar. Seorang wanita yang mengalami miom bisa memiliki lebih dari satu buah tumor di dalam rahimnya. Gejala miom yang muncul pada penderitanya bergantung pada ukuran, lokasi dan jumlah tumor yang terdapat pada rahim.

Tanda dan Gejala Miom

Pada umumnya, miom tidak menimbulkan gejala pada penderitanya. Tapi jika muncul gejala, penderita bisa merasakan perdarahan menstruasi yang banyak dan berlangsung lebih dari seminggu, nyeri perut bagian bawah, dan sering buang air kecil.

Penyebab dan Faktor Risiko Miom

Penyebab miom belum diketahui dengan pasti, tapi ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko munculnya miom. Salah satunya yaitu peningkatan hormon estrogen, misalnya pada siklus menstruasi atau kehamilan.

Sedangkan faktor yang bisa menurunkan risiko terjadinya miom yaitu riwayat melahirkan. Wanita yang pernah menjalani persalinan memiliki risiko lebih rendah untuk menderita miom.

Cara Mendiagnosis Miom

Miom terkadang tidak terdiagnosis karena sering tidak menimbulkan gejala. Meski begitu, miom bisa terdeteksi saat melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan. Untuk memastikannya, dokter kandungan bisa melakukan pemeriksaan USG atau MRI.

Pengobatan Miom

Pada kasus miom yang kecil dan tidak menimbulkan gejala, tidak diperlukan pengobatan karena bisa menyusut dengan sendirinya. Meski demikian, penderitanya tetap perlu menjalani pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi miom tersebut. Sedangkan pada miom yang menimbulkan gejala, pengobatan yang bisa dilakukan bisa berupa terapi hormon untuk mencegah perkembangan miom dan meredakan gejalanya, atau tindakan operasi untuk mengangkat miom.

Demikian pembahasan tentang “Miom : Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Cara Mengobati Miom“, semoga bermanfaat.