Kanker Tiroid : Gejala, Penyebab dan Pengobatan Kanker Tiroid yang Harus Anda Pahami

Posted on

Gejala, Penyebab dan Pengobatan Kanker Tiroid – Kanker Tiroid adalah petumbuhan sel abnormal yang terjadi didalam kelenjar tiroid. Tiroid merupakan kelenjar dengan bentuk mirip kupu-kupu yang terletak pada bagian depan leher. Kelenjar tersebut bekerja mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme, pertumbuhan, suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, berat badan dan lainnya.

Penyakit kanker tiroid merupakan salah satu jenis penyakit yang jarang terjadi. Penyakit ini biasanya terjadi pada usia antara 35-39tahun dan usia 70 tahun keatas. Pada banyak kasus, wanita memiliki resiko 3 kali lebih besar menderita kanker tiroid dibandingkan dengan laki-laki. Meskipun penyebab utama kanker tirod belum diketahui dengan jelas, terdapat kemungkinan kanker tiroid disebabkan adanya perubahan hormon pada sistem reproduksi wanita.

Jenis Kanker Tiroid

  1. Kanker Tiroid Karsinoma papiler
    Karsinoma papiler adalah jenis kanker tiroid yang paling umum terjadi yaitu sekitar 60% dari total keseluruhan kasus kanker tiroid yang biasanya memengaruhi wanita usia dibawah 40 tahun.
  2. Kanker Tiroid Karsinoma folikuler
    Karsinoma folikuler cenderung terjadi pada orang-orang lanjut usia yaitu terdapat sekitar 15% dari keseluruhan kasus kanker tiroid.
  3. Kanker Tiroid Karsinoma medular tiroid
    Terjadinya kanker tirois Karsinoma medular tiroid pada umumnya dipengaruhi oleh faktor keturunan. Kanker tiroid jenis ini terdapat sekitar 4-6% dari kesuluruhan kasus kanker tiroid.
  4. Kanker Tiroid Karsinoma tiroid anaplastik
    Jenis kanker Karsinoma tiroid anaplastik sanagt jarang terjadi, namun kanker jenis ini cenderung paling agresif. Terdapat sekitar 5% dari total keseluruhan penderita kanker tiroid dan umumnya terjadi pada usia 60 tahun ke atas.

Gejala Kanker Tiroid

Pada tahapan awal, munculnya kanker tiroid jarang bahkan tidak menimbulkan gejala . Namun pada tahapan selanjutnya, kanker tiroid sering ditandai dengan adanya benjolan atau pembengkakan pada bagian depan leher atau tepatnya dibawah jakun dan tidak terasa sakit. Berikut ini beberapa gejala yang muncul setelah kanker tiroid memasuki stadium lanjutan, seperti :

  1. Sakit tenggorokan
  2. Sulit untuk menelan
  3. Suara menjadi serak
  4. Sakit pada daerah leher
  5. Pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian leher

Faktor Resiko Kanker Tiroid

Hingga saat ini belum dapat dipastikan apa yang menjadi penyebab munculnya kanker tiroid, berikut ini beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan resiko terkena kanker tiroid, antara lain :

  1. Adanya gangguan tiroid
    Orang yang pernah mengalami penyakit tiroid jinak seperti peradangan kelenjar tiroid atau penyaki gondok memiliki resiko lebih besar terkena kanker tiroid dibandingkan dengan mereka yang belum pernah mengalaminya.
  2. Riwayat kesehatan keluarga
    Faktor penyebab lainnya adalah adanya kelainan genetik yang diturunkan yang dapat menjadi penyebab beberapa kasus karsinoma tiroid menduler. Resiko terkena kanker tiroid akan meningkat jika dalam keluarga pernah menderita kanker jenis ini.
  3. Tinggi dan berat badan
    seseorang yang memiliki tinggi dan berat badan yang berlebihan memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena kanker tiroid.
  4. Gangguan pencernaan
    Seseorang yang mengalami gangguan pencernaan familial adenomatous polyposis (FAP), dia lebih berisiko mengalami kanker tiroid. FAP merupakan penyakit turunan yang disebabkan oleh gen yang cacat.
  5. Jenis kelamin
    Wanita memiliki resiko terkena kanker tiroid 2-3 kali lipat dibanding dengan pria. Hal ini diduga berkaitan dengan hormon yang dilepaskan wanita pada saat mengalami menstruasi atau kehamilan.
  6. Akromegali
    Akromegali adalah kondisi langka dimana tubuh menghasilkan terlalu banyak hormon pertumbuhan. Orang yang mengalami akromegali memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker tiroid.

Hal diatas merupakan beberapa resiko yang dapat menjadi penyebab munculnya kanker tirod namun perlu diketahui tidak semua penderita kanker tiroid memiliki faktor resiko seperti diatas.

Pengobatan Kanker Tiroid

Pengobatan kanker tiroid dilakukan tergantung dari jenis dan stadium dari kanker yang diderita. Jenis kanker trioid seperti karsinoma papiler, karsinoma folikuler, dan sebagian karsinoma tiroid meduler, memiliki peluang yang lebih baik untuk sembuh. Jenis kanker tersebut masih dapat ditangani dengan melakukan operasi pengangkatan kelenjar tiroid dan radioterapi. Untuk lebih jelasnya berikut ini langkah pengobatan yang dilakukan pada penyakit kanker tiroid, antara lain :

1. Tiroidektomi
Tiroidektomi adalah langkah yang diambil dengan melakukan pengangkatan sebagian (hemitiroidektomi) atau keseluruhannya (tiroidektomi total) kelenjar tiroid. Prosedur pengangkatan kelenjar tiroid ini bergantung pada jenis dan ukuran tiroid, serta memastika apakah kelenjar telah menyebar kebagian tubuh lainnya.

Setelah dilakukan prosedur penganggkatan kelenjar tiroid, pasien dianjurkan untuk beristirahat selama 2-3 minggu dan menghindari aktivitas yang memberikan beban berat pada leher.

2. Melakukan terapi pengganti hormon
Setelah dilakukannya prosedur Tiroidektomi, penderita tidak bisa lagi menghasilkan hormon yang mengatur sistem metabolisme tubuh. Sebab itu yang mengharuskan pasien memerlukan tablet pengganti hormon seumur hidupnya. Sebelum mendapatkan tablet pengganti hormon, sebaiknya penderita melakukan tes darah secara teratur untuk menyesuaikan dosis dan mengetahui kadar hormon yang tepat untuk tubuh.

3. Mengatur kadar kalsium dalam tubuh
Operasi pengangkatakn kelenjar tiroid sering berpengaruh terhadap kelenjar paratiroid yaitu kelenjar yang terdapat didekat kelenjar tiroid yang berfungsi untuk mengatur kadar kalsium dalam darah. Karena itulah penting juga anda mengetahui kadar kalsium yang dibutuhkan dalam tubuh.

4. Melakukan perawatan iodium radioaktif
Perawatan ini berfungsi untuk menghancurkan sel-sel kanker yang masih ada dan mencegah agar sel-sel kanker tidak lagi muncul setelah menjalani operasi. Namun, efek samping yang terjadi pada perawatan ini adalah muncul rasa mual, mulut kering, mata kering serta indera perasa dan penciuman agak berubah.

5. Perawatan Radioterapi eksternal
Pada perawatan ini gelombang radioaktif diarahkan pada bagian tubuh yang berpengaruh. Pengobatan ini dilakukan untuk mengatasi kanker tiroid tahap lanjutan atau karsinoma tiroid anaplastik. Jangka waktu radioterapi sendiri bergantung kepada jenis kanker dan perkembangannya.

6. Perawatan Kemoterapi
Prosedur kemoterapi biasanya dilakukan untuk mengatasi karsinoma tiroid anaplastik yang sudah menyebar hingga ke bagian tubuh lain. Perawatan in dilakukan dengan memberikan obat yang sangat kuat untuk membunuh sel-sel kanker. Pengobatan kemoterpai memang tidak bisa menyembuhkan kanker dengan sepenuhnya, namun pengobatan ini digunakan untuk memperlambat perkembangan kanker dan membantu meredakan gejala akibat kanker tiroid.

Penderita kanker tiroid yang telah menjalani pengobatan kanker tiroid harus secara terus menerus memantau kesehatan tubuhnya. Karena perkembangan sel kanker masih bisa kembali muncul bahkan setelah dilakukan tindakan operasi.

Itulah penjelasan tentang Gejala, Penyebab dan Pengobatan Kanker Tiroid. Semoga informasi yang diberikan oleh BukuMedis bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah kesehatan. Terimakasih semoga bermanfaat.