Emfisema : Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegah Penyakit Emfisema

Posted on

Penyakit Emfisema atau Emfisem –  Emfisem atau Emfisema adalah kondisi di mana kantung udara di paru-paru secara bertahap hancur, membuat napas lebih pendek. Emfisema merupakan salah satu penyakit yang secara kolektif dikenal sebagai penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Penyebab utama emfisema yaitu merokok, sehingga umumnya emfisema menyerang orang-orang yang merokok.

Emfisema merupakan salah satu jenis penyakit kronis akibat kerusakan kantong udara atau alveolus pada paru-paru. Seiring waktu, kerusakan kantong udara semakin parah sehingga membentuk satu kantong besar dari beberapa kantong kecil yang pecah. Akibatnya, luas area permukaan paru-paru menjadi berkurang yang menyebabkan kadar oksigen yang mencapai aliran darah menurun. Selain itu, kondisi ini juga membuat paru-paru membesar secara perlahan akibat udara yang terperangkap di dalam kantong dan sulit dikeluarkan.

Tanda dan Gejala Emfisema

Ciri dan gejala umum emfisema diantaranya yaitu:

  • Kesulitan bernapas atau nafas pendek.
  • Batuk.
  • Cepat mengalami kelelahan.
  • Dada yang terlihat seperti barel/tong (dada yang bulat dan menonjol).
  • Depresi.
  • Jantung berdebar.
  • Sianosis (warna kebiruan pada kulit, kuku dan ujung jari).
  • Penurunan sistem imun, yang menyebabkan berada di risiko lebih tinggi terkena infeksi paru-paru.

Biasanya gejala yang signifikan baru dirasakan pada usia sekitar 40-60 tahun. Jika anda mengalami gejala berupa sesak napas selama beberapa bulan dan kondisi memburuk, terjadi perubahan pada kulit bibir atau kuku menjadi kebiruan atau keabuan serta mudah kehilangan fokus atau tidak bisa tetap waspada secara mental maka anda harus segera menghubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Penyebab dan Faktor Risiko Emfisema

Penyebab umum emfisema yaitu rokok tembakau atau ganja, selain itu penyebab emfisema yang lain yaitu polutan udara, asap industri atau debu kimia, atau bisa juga karena kekurangan (defisiensi) protein alfa-1-antitripsin yang melindungi paru-paru.

Adapun faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena emfisema diantaranya yaitu merokok, penuaan dan juga paparan asap industri dan kimia atau debu

Cara Mendiagnosis Emfisema

Untuk dapat mendiagnosis emfisema, dokter akan menanyakan riwayat dan kebiasaan pasien seperti kebiasaan merokok dan kondisi lingkungan rumah atau riwayat lingkungan rumah dan juga pekerjaan pasien. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terutama kondisi paru-paru pasien. Untuk lebih memastikan, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang diantaranya seperti tes pencitraan (foto rontgen dada, ct scan), tes darah, tes fungsi paru, dan elektrokardiografi.

Pengobatan Emfisema

Penyakit emfisema tidak bisa disembuhkan. Namun penanganan atau pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk meringankan gejala yang dirasakan penderita dan juga memperlambat perkembangan penyakit. Pilihan penanganan emfisema diantaranya yaitu:

Obat-obatan. Dokter paru bisa memberikan obat pelega napas, seperti terbutaline, untuk meredakan gejala. Selain itu, obat kortikosteroid dalam bentuk obat hirup juga bisa digunakan untuk mengurangi peradangan dan meredakan gejala. Untuk penderita emfisema yang mengalami infeksi bakteri, dokter akan menyertakan antibiotik.
Terapi pendukung. Contohnya fisioterapi dada atau program rehabilitasi paru, pemberian oksigen tambahan, dan konsultasi gizi.
Operasi. Prosedur ini dilakukan bagi penderita emfisema berat, diantaranya berupa operasi pengangkatan paru yang rusak, agar jaringan paru yang tersisa bisa mengembang dan bekerja lebih efektif. Sedangkan jika kerusakan paru sudah sangat berat, bisa dilakukan transplantasi paru.

Cara Mencegah Emfisema

Untuk mencegah terkena emfisema maka dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat seperti berhenti merokok; hindari polutan lingkungan; mengkonsumsi makanan kaya vitamin A,C dan E seperti buah-buahan serta makanan bergizi seimbang; rutin berolahraga serta jaga diri dari infeksi.

Demikianlah pembahasan singkat tentang Emfisema : Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegah Penyakit Emfisema yang perlu anda ketahui dan membantu anda untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Terimakasih telah berpartisipasi membaca artikel ini, semoga bermanfaat..