12 Efek Samping Daun Ketepeng Bagi Kesehatan Dalam Pengonsumsiannya

Posted on

Efek Samping Daun Ketepeng Bagi Kesehatan Dalam Pengonsumsiannya – Ketepeng atau Ketepeng Cina (Cassia alata) adalah salah satu jenis tanaman obat yang berasal dari daratan Amerika tropik. Ketepeng termasuk jenis tanaman perdu, Memiliki daun berbentuk bulat telur saling berhadapan. Mahkota bunganya berwarna kuning di bagian bawah, serta memiliki bentuk polong bersayap pipih berwarna hitam.

Ketepeng cina banyak tumbuh di beberapa kawasan di Indonesia dan Tanaman Ketepeng memiliki banyak manfaat bahkan sudah banyak digunakan oleh nenek moyang kita untuk mengatasi beragam penyakit kulit dan beberapa penyakit lainnya.

Daun ketepeng memiliki banyak manfaat karena mengandung banyak senyawa kimia seperti Rein aloe emodina, rein, aloe emodina, rein aloe emodina diantron, asam krisofanat, tanin dan dihidroksimetilanthraquinone. Rasa daun ketepeng pedas dan hangat sehingga bisa difungsikan untuk insektisidal, mengatasi gatal-gatal, untuk obat cacing, sampai obat kelainan kulit yang disebabkan parasit kulit.

Selain manfaat daun ketepeng yang cukup banyak (baca juga: 28 Manfaat Daun Ketepeng Cina Untuk Kesehatan dan Kecantikan dan Cara Penggunaanya), daun ketepeng juga memiliki efek samping dalam pengonsumsiannya. Berikut efek samping pengongsumsian daun ketepeng:

Efek Samping Daun Ketepeng

1. Dapat Memicu Penyakit Maag 

Menurut penelitian, apabila daun ketepeng dikonsumsi secara berlebih dapat menyebabkan penyakit maag . Hal tersebut disebabkan karena kandungan asam askorbat dalam kadar yang sangat tinggi pada daun ketepeng. Jadi jika asupannya terlalu berlebihan maka dapat merusak sel-sel dinding lambung yang berakibat terkena penyakit maag. Untuk itu sebaiknya konsumsi daun ketepeng sebanyak 100 gram/hari tidak lebih.

2.Dapat Memicu  Asam Lambung (Gastritis)

Kandungan asam askorbat dalam kadar yang sangat tinggi pada daun ketepeng dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel dinding lambung yang berakibat asam lambung (gastritis).

3. Dapat Menyebabkan Diare atau Mencret

Menurut penelitian, terlalu banyak mengkonsumsi daun ketepeng baik itu sebagai makanan atau obat herbal dapat menyebabkan diare atau mencret bahka bisa berujung pada perubahan feses yang berdarah. Hal tersebut disebabkan kandungan zat asam yang terlalu berlebih karena mengkonsumsi daun ketepeng.

4. Dapat Menyebabkan Anemia

Menurut penelitian, kandungan Betaine dan Asam Askorbat dalam daun ketepeng yang terlalu tinggi dapat memicu penurunan produktifitas sel-sel darah sehingga berujung pada tidak stabilnya kadar jumlah darah dalam tubuh. Hal tersebut tentu saja menyebabkan risiko terserang penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah tidak dapat dihindari.

5. Dapat Memicu Penyakit Arthritis (Radang Sendi)

Kandungan senyawa-senyawa yang bersifat asam pada daun ketepeng yang tinggi tentu sangat berkhasiat bagi sistem imun, namun hal tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan struktur persendian tulang secara keseluruhan. Untuk itu, dianjurkan untuk mengkonsumsi daun ketepeng tidak lebih dari 80-100 gr/hari.

6. Dapat Memicu Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Menurut penelitian, daun ketepeng sagat baik untuk kesehatan jantung terutama untuk menstabilkan optimasi produktifitas dan aktivitas pembuluh darah jantung yaitu pembuluh arteri dan pembuluh vena. Akan tetapi, jika pengkonsumsiannya terlalu berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada bagian organ dalam tubuh bahkan bisa memicu penyakit jantung berbahaya seperti penyakit serangan jantung hingga stroke.

7. Dapat Menurunkan Kinerja Sistem Metabolisme

Kandungan senyawa-senyawa aktif yang bersifat asam pada daun ketepeng jika s=dikonsumsi dengan jumlah yang cukup maka akan berkhasiat bai kesehatan. Lain halnya jika pengonsumsiannya terlalu berlebih maka dapat mengurangi pengoptimalan kinerja sistem metabolisme dalam tubuh saat mengaliri zat-zat sari makanan yang ada di lambung.

8. Dapat Menyebabkan Gejala Asam Urat

Daun ketepeng mengandung senyawa anti-imflamasi dan anti-oksidan yang cukup baik, akan tetapi kandungan senyawa asam atau zat asam pada daun ketepeng yang cukup tinggi dapat memicu risiko gejala asam urat yang berlebihan (asam urat kronis).

9. Dapat Merusak Selaput Dinding Ginjal

Karena daun ketepeng mengandung Betain, Zat Pati dan Asam Askorbat dalam jumlah yang tinggi jadi jika terlalu sering mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan karena hal tersebut secara langsung akan merusak selaput dinding ginjal.

10. Dapat Menghambat Sistem Sirkulasi Darah

Karena kandungan asam askorbat dan asam pantotenat dalam daun ketepeng yang terbilang sangat tinggi, jadi apabila megkonsumsi daun ketepeng ini dalam jumlah yang berlebih dapat menyebabkan inkonsistenitas pada sistem sirkulasi darah dalam tubuh.

11. Dapat Menyebabkan Sistem Endokrin Tubuh Tidak Stabil

Gejala efek samping daun ketepeng berkaitan erat denga dampak bahaya pengurangan jumlah endokrin atau produksi hotmon pada organ-organ struktural tubuh, salah satunya penurunan produksi hormon androgen bagi tulang dan gusi-gigi.

12. Dapat Menyebabkan Osteoporosis (Pengeroposan Tulang)

Kandungan betain dan asam pentotenat yang cukup tinggi pada daun ketepeng dapat merusak sel-sel jaringan tulang secara keseluruhan sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi pengeroposan tulang apabila pengonsumsiannya terlalu berlebih.

Demikianlah pembahasan tentang 12 Efek Samping Daun Ketepeng Bagi Kesehatan Dalam Pengonsumsiannya  yang perlu anda ketahui dan membantu anda untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Terimakasih telah berpartisipasi membaca artikel ini, semoga bermanfaat..