Daftar Penyakit Paling Berbahaya dan Mematikan di Indonesia Perlu Diwaspadai

Posted on

Daftar Penyakit Paling Berbahaya dan Mematikan di Indonesia – Kehidupan akan terasa sempurna ketika tubuh terbebas dari segala macam masalah kesehatan dan terhindari dari berbagai macam penyakit. Namun nyatanya, setiap orang pasti akan mengalami masalah kesehatan mulai dari yang ringan hingga masalah kesehatan kronis yang berbahaya hingga mematikan.

Meskipun saat ini sudah ada teknologi dan perkembangan dunia medis yang sudah begitu maju, nyatanya hal tersebut tidak selalu membuat kita merasa aman dari berbagai penyakit berbahaya. Berikut ini daftar jenis penyakit paling berbahaya dan mematikan di Indonesia yang perlu anda waspadai dan sebisa mungkin untuk menghindari faktor penyebabnya.

Daftar Penyakit Paling Berbahaya dan Mematikan

Berdasarkan beberapa sumber menyatakan, berikut ini adalah beberapa jenis penyakit paling berbahaya dan mematikan yang umum terjadi di Indonesia, antara lain:

1. Penyakit Stroke

Hasil survei dari Sample Registration System (SRS) Indonesia tahun 2014, menyatakan bahwa penyakit paling mematikan nomor satu di Indonesia adalah penyakit Stroke. Ada sebanyak 21,1% kasus penyakit stroke yang berakhir pada kematian dalam satu tahun terakhir.

Stroke adalah kondisi kerusakan gangguan fungsi saraf dan terjadinya pendarahan pada pembuluh otak secara mendadak, cepat dan bertambah parah. Stroke dapat terjadi karena iskemia (kekurangan aliran darah) akibat penyumbatan (thrombosis, arterial embolism), atau adanya haemorrhage (pendarahan).

Gejala penyakit stroke tergantung pada bagian otak yang terkena dan tingkat kerusakannya karena bagian otaklah yang mengendalikan berbagai bagian tubuh anda. Beberapa gejala yang sering dan umum terjadi seperti kelumpuhan pada wajah atau sebagian anggota tubuh, bicara tidak lancar, gangguan penglihatan atau gejala lainnya.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013, kasus ini banyak terjadi mulai pada usia 45 tahun keatas sebesar 65%. Namun, ada juga beberapa kasus stroke terjadi pada mereka yang masih berusia muda, yang biasanya dikarenakan beberapa faktor penyebab seperti obesitas, konsumsi alkohol, kolesterol tinggi dan hipertensi.

Penting bagi anda melakukan pemeriksaan rutin agar terhindar dari penyakit stroke.

2. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan karena adanya penumpukan kolesterol, lemak dan zat lainnya pada dinding pembuluh darah. Jantung koroner juga termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sekitar 35 persen kematian penduduk Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung. Menurut Federasi Jantung Dunia, angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada 2014.

Penyakit jantung koroner terjadi ketika arteri koronaria (arteri yang memasok darah ke otot jantung) menjadi mengeras dan menyempit yang disebabkan penumpukan plak pada dinding pembuluh darah. Gejala yang umumnya terjadi pada penyakit jantung koroner meliputi nyeri bagian dada, keringat dingin, mual dan muntah, denyut jantung tidak stabil bahkan bisa menyebabkan henti jantung (sudden cardiac arrest) yang bila tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kematian.

3. Penyakit Diabetes melitus

Diabetes melitus atau sering disebut dengan penyakit kencing manis adalah penyakit yang mengakibatkan terlalu banyak kadar gula dalam darah sehingga melebihi kadar normal dalam tubuh. Pada prinsipnya, penyakit diabetes melitus disebabkan karena terganggunya kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa ke dalam sel.

Berdasarkan survei pada tahun 2017, Indonesia menduduki peringkat ke-7 untuk negara dengan jumlah pasien diabtes melitus terbanyak di dunia, dengan mencapai 10 juta orang.

Dari angka 10 juta tersebut; sebanyak 1,67 juta berusia di bawah 40 tahun, 4,65 juta berusia 40-59 tahun, sedangkan sisanya (2 juta) berusia 60-79 tahun. Meskipun masih dapat dikontrol, jika tidak ditangani dengan baik diabates melitus dapat menimbulkan komplikasi. Bahkan berdasarkan survei pada tahun 2012, sebanyak 100,4 ribu jiwa (6,5%) meninggal karena diabetes melitus.

Terdapat jenis penyakit diabetes melitus yang umum terjadi di Indonesia, seperti :

  • Diabetes melitus tipe 2
    Suatu kondisi kronis yang mempengaruhi cara tubuh memproses gula darah (glukosa).
  • Diabetes tipe 1
    Suatu kondisi kronis saat pankreas memproduksi insulin sedikit atau tidak sama sekali.
  • Pradiabetes
    Suatu kondisi ketika gula darah tinggi, tetapi tidak cukup tinggi untuk masuk dalam kategori diabetes tipe 2.
  • Diabetes kehamilan
    Kondisi kadar gula darah tinggi yang terjadi pada wanita hamil.

4. Infeksi Saluran Pernapasan Bawah

Infeksi Saluran Pernapasan Bawah atau lower respiratory tract infections (LRI/LRTI) terjadi pada jalan napas dan paru-paru. Beberapa jenis penyakit yang termasuk dalam infeksi ini adalah bronkitis, bronkiolitis, dan pneumonia.

Jenis bakteri atau virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah, diantaranya seperti Influenza A, Human metapneumovirus (hMPV), Respiratory syncytial virus (RSV), Varicella-zoster virus (VZV), H. influenzae, Streptococcus pneumoniae, Klebsiella pneumoniae, Staphylococcus aureus, Enterobacteria dan bakteri anaerob.

Gejala yang biasanya terjadi pada penyakit ini berupa batuk berdahak, sesak napas, mengi, dan demam. Sedangkan pada bayi dapat muncul gejala sulit makan, rewel dan gangguan pada tidur.

Komplikasi yang dapat muncul akibat infeksi saluran pernapasan bawah meliputi sepsis, empiema, abses paru, dan efusi pleura. Sedangkan berdasarkan statistik WHO pada tahun 2012, di Indonesia terdapat 81,1 ribu penderita meninggal karena infeksi saluran pernapasan bawah.

5. Tuberculosis (TBC) Pernapasan

Tuberculosis adalah penyakit pada organ paru-paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang biasanya terjadi pada paru-paru bagian atas.

Bakteri penyebab penyakit tuberkolosis pada umumnya menyebar ketika orang terinfeksi batuk atau bersin. Gejala orang yang terkena TBC antara lain adalah : Berkeringat dimalam hari, Sakit dan nyeri di bagian dada atas, dan juga kehilangan berat badan secara bertahap, serta batuk yang disertai dengan keluarnya bercak darah.

Menurut WHO (World Health Organization) penderita TBC yang meninggal pertahun sampai di angka 3 juta per-tahun, dan terdapat kurang dari 150ribu kasus pertahunnya di Indonesia.

Itulah penjelasan tentang Daftar Penyakit Paling Berbahaya dan Mematikan di Indonesia  . Semoga informasi yang diberikan oleh BukuMedis bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah kesehatan. Terimakasih semoga bermanfaat.