Cara dan Resiko Hidup Normal dengan Satu Ginjal Setelah Melakuan Pencangkokan

Posted on

Cara dan Resiko Hidup Normal dengan Satu Ginjal – Ginjal adalah organ vital yang terdapat di dalam tubuh. Setiap manusia memiliki sepasang ginjal dan secara umum tidak akan ada masalah jika salah satu ginjal diberikan kepada orang lain. Ginjal berfungsi sebagai organ tubuh yang berguna untuk memfilter darah untuk diedarkan keseluruh tubuh. Karena itulah ginjal memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh yang kondisinya harus selalu dijaga dengan baik. Karena jika ginjal tidak dijaga dengan baik maka fungsinya dapat terganggu. Jika ginjal sudah terganggu maka keseimbangan tubuh juga terganggu.

Bisakah Hidup Normal dengan Satu Ginjal?

Jika normalnya manusia hidup memiliki sepasang ginjal, lalu bagaimana dengan mereka yang hanya hidup dengan satu ginjal? Apakah mereka juga masih bisa hidup normal?

Pada dasarnya dari sepasang ginjal yang normal pada tubuh manusia, hanya satu ginjal yang bekerja secara penuh, sedangkan fungsi satu ginjal lainnya yaitu sebagai cadangan. Jadi bisa dikatakan jika manusia dapat hidup normal dengan satu ginjal. Namun untuk mereka yang hanya hidup dengan satu ginjal harus lebih extra menjaga pola hidup yang sehat, pola makan yang baik, cukup istirahat dan berhati-hati dalam mengkomsumsi obat-obatan tertentu untuk mencegah kerusakan pada ginjal.

Meski begitu, ada beberapa kondisi yang dapat mengganggu fungsi ginjal tersebut. Pencangkokan ginjal sudah dilakukan dalam dunia kedokteran sejak awal abad ke-20. Ginjal baru tentu akan mengembalikan fungsi ginjal penderita gagal ginjal.

Di Indonesia, cangkok ginjal dan juga kornea mata sudah rutin dilakukan. Hanya, kendala utamanya terkait donor. Terungkapnya kasus transplantasi ilegal karena melibatkan jual beli organ ginjal menunjukkan masih lemahnya pengawasan dari pihak berwenang. Cangkok ginjal merupakan prosedur rumit dan juga penuh risiko.

Kualifikasi utama sebagai pendonor (memberikan organ) adalah dalam kondisi sehat tanpa ada masalah kesehatan yang dapat memberi risiko komplikasi selama atau setelah pembedahan.

Menurut penjelasan dr Ari Fahrial Syam, Sp PD (K), proses pemeriksaan harus dilakukan komperhensif, bukan hanya fisik, melainkan juga psikis.

“Terutama dilihat apakah seseorang yang akan mendonorkan ginjalnya tersebut benar-benar sehat, khususnya kesehatan ginjalnya,” kata dokter dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Operasi untuk memindahkan ginjal pendonor ke penerima saat ini juga bisa dilakukan lewat prosedur laparoskopi atau sayatan kecil di tubuh.

Walau pendonor bisa tetap hidup normal setelah satu ginjalnya diangkat, menurut Ari, kondisi kesehatan wajib dijaga.

“Ada beberapa kondisi yang bisa memperburuk kondisi ginjal seseorang, yaitu jika sakit diabetes dengan kadar gula tidak terkontrol, hipertensi, asam urat tinggi, serta mengonsumsi obat dan suplemen tidak sesuai petunjuk dokter,” katanya.

Oleh karena itu, setelah mendonorkan ginjalnya, seseorang wajib menjaga gaya hidupnya, mulai dari menjaga pola makannya agar tidak sampai menderita diabetes atau tekanan darah tinggi.

“Olahraga teratur dan mengontrol berat badan adalah upaya penting untuk menghindari kedua penyakit itu,” katanya.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah menghindari infeksi saluran kencing yang berulang akibat sering menahan kencing dan kurang minum.

“Pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan ginjal ini bukan cuma bagi orang yang ginjalnya tinggal satu, melainkan juga untuk orang yang masih mempunyai dua ginjal,” katanya.

Resiko Hidup dengan Satu Ginjal

Dari berbagai penelitian, mereka yang hidup hanya dengan satu ginjal masih dapat hidup normal dalam jangka waktu yang cukup lama. Namun sudah tentu mereka yang hidup dengan satu ginjal pasti memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang hidup dengan sepasang ginjal.

Namun resiko tersebut dapat diperkecil dengan melakukan pola hidup sehat, Seseroang yang hidup dengan satu ginjal masih dapat melakukan olahraga namun dengan tingkat cedera yang lebih rendah. Selain itu makanan yang dikomsumsi juga diusahakan mengandung protein yang tidak terlalu tinggi.

Resiko lain yang muncul pada seseorang yang hidup dengan satu ginjal yaitu terjadinya kelelahan dan peningkatan tekanan darah. Kelehahan terjadi karena ginjal bekerja lebih ekstra shingga tubuh akan cepat emrasa lelah. Sedangkan tekanan darah dapat naik karena ginjal berfungsi untuk memfilter darah keseluruh tubuh, jadi jika ginjal tidak berfungsi denganbaik dan optimal sudah tentu darah akan menjadi kotor. Darah yang kotor tersebut menyebabkan penyempitan pembuluh darah, jika pembuluh darah menyempit jantung akan bekerja secara ekstra untuk memompa darah agar dapat disebarkan ke seluruh tubuh, hal tersebut yang mengakibatkan tekanan darah naik seiring dengan meningkatnya aktivitas jantung.

Cara Sehat Hidup dengan Satu Ginjal

Untuk merasakan hidup normal dengan satu ginjal tentu harus juga diimbangi dengan pola hidup yang sehat. Sebenarnya pola hidup sehat juga perlu dilakukan oleh mereka yang hidup normal dengan sepasang ginjal. Karena menerapkan pola hidup sehat sangat penting dilakukan oleh siapapun agar tubuh bekerja dengan optimal. Berikut ini merupakan beberapa tips menjaga pola hidup sehat untuk anda yang hidup dengan satu ginjal :

  1. Olahraga Rutin
    Untuk anda yang hidup dengan satu ginjal masih bisa melakukan olahraga secara rutin. Karena olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan ginjal, hanya saja olahraga yang dilakukan harus memiliki resiko cedera rendah untuk mejaga ginjal tetap aman.
  2. Komsumsi air mineral secara teratur
    Mongkomsumsi air putih memang sangat baik utnuk tetab menjaga kebutuhan cairan dalam tubuh. Minumlan air mineral sebanyak 8 gelas perhari (2liter) untuk meringankan kinerja ginjal karea pembuangan urin menjadi lancar.
  3. Jaga kondisi berat badan
    Untuk anda yang hidup dengan satu ginjal namun memiliki kelebihan berat badan, anda harus segera melakukan diet sehat. Anda perlu mengontrol berat badan sehingga dalam kondisi ideal, hal ini perlu dilakukan karena akan meningkatkan resiko terjadinya gangguan kinerja ginjal. Karena berat badan yang berlebih maka lemak akan bertambah dan menyebabkan penimbunan disekitar perut yang mengakibatkan ginjal mengalami penekanan dan rentang terhadap kerusakan.
  4. Jaga pola makan
    Untuk anda yang hidup dengan satu ginjal diusahakan untuk menjaga pola makan dengan cara menyeimbangkan asupan asupan karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral yang masuk kedalam tubuh.
  5. Jaga kadar gula darah
    Penderita diabetes lebih rentan mengalami gangguan ginjal, karena itulah anda harus menjaga kadar gula agar selalu normal.
  6. Hindari minum obat sembarangan
    Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter jika anda ingin mengkomsumsi obat-obatan. Hal itu dilakukan untuk mencegah komsumsi obat yang bisa memperberat kinerja ginjal dan meningkatkan resiko kerusakan pada ginjal.
  7. Hindari alkohol dan rokok
    Alkohol adalah minuman yang dapat merusak tubuh, sedangkan rokok mengandung nikotin yang menjadi penyebab utaman kanker ginjal, untuk itu hindari kedua hal tersebut.

Terimakasih, Semoga bermanfaat.