Bahaya Sakit Gigi Dapat Menimbulkan Penyakit Stroke

Posted on

Sakit Gigi Dapat Menimbulkan Penyakit Stroke –┬áJangan terlalu menganggap spele penyakit pada gigi. Banyak orang yang menganggap sakit gigi adalah hal sepele. Sedangkan, berawal dari sakit gigi bisa bisa menyebabkan sakit stroke dan jantung. Salah satu sakit gigi, yaitu karena bengkaknya peradangan gusi yang bisa menjadi pintu masuk terjadinya serangan stroke maupun jantung.

Gigi dan mulut merupakan tempat yang sangat jorok, dalam rongga mulut terdapat mikrooganisma yang dapat menyebabkan infeksi atau penyakit dibagian tubuh lain. Infeksi di akar gigi maupun di jaringan penyangga gigi melibatkan lebih dari 350 bakteri dan mikroorganisma. Karena infeksi yang terjadi sangat dekat dengan pembuluh darah yang mengakibatkan bakteri berupa toksin dapat menyebar keseluruh darah.

Lebih dari 6 milyar mikroba tinggal dan hidup di rongga mulut yang berasal dari 500 strain berbeda. Bakteri terbanyak yang hidup adalah candida albicans, porphyromonas gingivalis, streptococus mutans, antinobacillus actinomycetemcomitans, treponema denticola, dan streptococcus sanguis.

Terdapat lebih dari 350 mikroorganisme (bakteri) di dalam mulut. Sebenarnya bakteri tersebut tidak berbahaya jika jumlah dilamanya seimbang dan hidup berdampingan. Tapi jika tidak bisa hidup bersama maka akan muncul beberapa gangguan seperti karies (gigi berlubang), penyakit penyangga gigi (periodontal), atau ada infeksi.

Beberapa Fakultas Kedokteran Gigi yakni Universitas Trisakti Tri Erri Astoeti menjelaskan, gusi adalah bagian dari penyangga gigi. Apabila gusi mengalami peradangan, lalu dapat menyebarkan kuman penyakit. “Saat gusi meradang, ada jalan masuk kuman ke dalam tubuh manusia,” ujar Erri di Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Kuman atau bakteri penyakit yang akhirnya masuk ke pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan. Penyumbatan pembuluh darah inilah yang memicu stroke dan penyakit jantung.

Erri mengungkapkan tentang penelitian yang sudah dilakukan, penderita sakit gusi pada usia 25-51 tahun dapat meningkatkan persentase risiko sakit stroke hingga 50 persen. Persentase risiko sakit jantung juga meningkat jadi dua kali lipat pada penderita sakit gusi. Bahkan sampai meningkatkan risiko kelahiran bayi prematur yang terjadi pada ibu hamil yang sedang menderita sakit gusi dan penyakit diabetes.

Ia berkata, penyakit gusi bisa berawal dari adanya plak di gigi. Plak-plak tersebut akan berkembang menjadi karang gigi, akhirnya terjadi peradangan gusi. Maka dari itu, membersihkan gigi juga harus memperhatikan sela-sela gigi dan gusi yang bisa menjadi sarang bertumbuhnya plak.

“Jangan sampai gusi meradang. Kadang sering kita abaikan,” kata Erri. Erri juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dengan cara gosok gigi setelah makan dan sebelum tidur, miniman tiga kali sehari.

Terimakasih, semoga bermanfaat