32 Cara Mengatasi Mimisan, Gejala, Penyebab dan Cara Mencegah Mimisan Kembali Terjadi

Posted on

Cara Mengatasi Mimisan –┬áMimisan adalah kondisi pendarahan yang terjadi pada hidung, mimisan dapat keluar pada hidung sebelah atau pada hidung keduanya dengan durasi yang berbeda-beda. Mimisan dapat terjadi sekitar beberapa detik atau bisa lebih dari 10 menit.

Mimisan merupakan kondisi yang umum terjadi dan biasanya tidak mengancam kejiwaan. Mimisan dapat terjadi pada siapa saja, kondisi tersebut cenderung menakutkan dan membauta panik jika terjadi pada anak-anak atau pada lansia.

Terdapat beberapa kelompok orang yang memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami mimisan seperti pada anak berusia 2 hingga 10 tahun, pada ibu hamil dan para lansia, seseorang yang sering mengonsumsi obat pengencer darah seperti aspirin dan obat antikoagulan serta pada seseorang yang memiliki kelainan darah seperti hemofilia akan sering mengalami mimisan.

Sebelum emmbahas tentang cara mengatasi mimisan, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu gejala dan penyebab dari mimisan.

Gejala Mimisan

Pada umumnya mimisan tidak berbahaya. Namun begitu, anda tetap pelu berhati-hati karena bisa saj amimisan terjadi akibat indikasi adanya penyakit-penyakit tertentu dalam tubuh. Berikut ini beberapa indikasi yang perlu diwaspadai bila mimisan terjadi:

  1. Mimisan terjadi lebih dari 30 menit. Jika anda mengalami hal tersebut segera hubungi dokter.
  2. Mimisan terjadi pada anak dibawah 2 tahun.
  3. Volume darah pada mimisan lebih banyak dari umumnya.
  4. Mimisan terjadi setelah dilakukan tindakan operasi hidung atau sinus
  5. Mimisan terjadi dibarengi dengan detak jantung tidak beraturan hingga
  6. Mimisan terjadi dan membuat anda kesulitan bernapas
  7. Mimisan terjadi akibat mengkonsumsi obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin.
  8. Mimisan terjadi ketika mengalami cedera
  9. Saat mimisan terjadi kulit menjadi pucat dan lemas
  10. Mimisan terjadi yang disertai dengan pendarahan di bagain tubuh lain seperti pada urine.

Jikan mimisan yang anda alami memiliki beberapa gejala diatasm sebaiknya segera hubungu dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Jenis Mimisan

Dalam rongga hidung terdapat kumpulan pembuluh darah halus yang disebut dengan pleksus kiesselbach yang terletak mendekati lapisan kulit sehingga mudah rusak. Ketika lapisan tersebut rusak maka akan menimbulkan mimisan. Dilihat dari lokasi pendarahan yang terjadi, terdapat dua jenis mimisan yaitu anterior (mimisan bagian depan) dan posterior (mimisan bagian belakang).

1. Mimisan Anterior
Mimisan anterior adalah mimisan yang terjadi karena pendarahan pada bagian depan hidung. Sekitar 90% orang lebih sering mengalami mimisan anterior karena memnag mimisan ini paling umum terjadi.

2. Mimisan Posterior
Mimisan posterior adalah mimisan yang jarang terjadi dan memiliki kondisi lebih serius dibanding dengan mimisan anterior. Mimisan posterior terjadi karena pendarhan berasal dari pembuluh darah yang berada pada bagain belakang hidung yaitu diantara langit-langit rongga mulut dan pada rongga hidung. Biasanya volume darah yang keluar lebih banyak dibandingkan pada umumnya.

Penyebab Mimisan

Mimisan dapat terjadi karena banyak hal. Pemicunya ada beberapa faktor seperti penggunaan obat-obatan, karena faktor genetik, hingga indikasi penyakit. Ketahui berikut ini tentang penyebab mimisan.

  1. Terlalu kencang saat proses pembuangan ingus
  2. Terlalu keras ketika mengorek hidung sehingga tidak sengaja melukai dinding hidung
  3. Udara terlalu kering dan dingin. Lapisan hidung yang kering dapat membuat hidung lebih rentan terluka dan terinfeksi.
  4. Terjadi sinusitis akut atau kronis
  5. Efek penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin, antikoagulan, atau obat-obatan pelega pernapasan dengan dosis berlebihan.
  6. Terjadinya iritasi akibat senyawa kimia misalnya amonia.
  7. Adanya cedera pada hidung
  8. Penggunaan obat-obatan terlarang seperti menghirup kokain
  9. Pasca tindakan operasi hidung
  10. Adanya tumor pada hidung
  11. Kelainan pada kemampuan pembekuan darah seperti hemofilia
  12. Efek konsumsi alkohol secara berlebihan.
  13. Alergi pada udara seperti debu, asap kendaraan, asap rokok, bau menyengat atau pada bulu.
  14. Gangguan psikomatis seperti perasaan tertekan, stress, depresi, cemas, rasa takut dan phobia juga salah satu penyebab munculnya mimisan.
  15. Terjadi kecelakaan seperti efek dari benturan ringan atau berat juga termasuk penyebab mimisan.

Cara Menangani Mimisan

Pada banyak kasus, mimisan adalah kondisi yang dapata ditangi sendiri di rumah. Cara sederhana untuk penanganan mimisan antara lain:

  1. Duduk tegak dan jangan berbaring. Untuk menghentikan pendarahan cara sederhana yang dapat dilakukan yaitu dengan duduk tegak, hal ini dapat mengurangi tekanan pada pembuluh darah hidung sehingga pendarahan dapat dihentikan.
  2. Posisi tubuh dicondongkan ke depan. Hal ini dilakukan agar darah yang keluar lewat hidung dan tidak masuk ke tenggorokan.
  3. Kompres pangkal hidung dengan kompres dingin untuk memperlambat pendarahan
  4. Gunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk memencet hidung sekitar 10 menit. Hal ini dilakukan untuk memberikan tekanan pada sumber pendarahan sehingga menghentikan darah. Pada proses ini anda hrus bernapas lewat mulut.
  5. Keluarkan dan buang darah yang masuk ke dalam mulut untuk menghindari bakteri masuk kedalam tubuh.
  6. Setelah mimisan terhenti usahakan untuk tidak membungkuk atau melakukan aktivitas berat setidaknya 24 jam. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah iritasi pada hidung.
  7. Jika mimisan berlangsung lama atau lebih dari 20 menit, sebaiknya anda segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih serius.

Cara Mencegah Mimisan

Untuk mencegah mimisan, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya mimisan, antara lain:

  1. Jangan terlalu keras dan terlalu dalam pada saat mengorek hidung
  2. Tidak terlalu keras pada saat membuang ingus
  3. Hindari merokok, karena merokok dapat meingkatkan resiko iritasi pada hidung
  4. Gunakan obat pelega pernapasan sesuai dosis dan petunjuk dokter.
  5. Konsultasikan ke dokter jika anda sering mengalami mimisan.

Itulah penjelasan tentang Cara Mengatasi Mimisan . Semoga informasi yang diberikan oleh BukuMedis bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah kesehatan. Terimakasih semoga bermanfaat.